Peningkatan Transaksi Rembang Expo di Bawah Target

Minggu, 5 Juni 2016 | 21:22 WIB
Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto memberikan penghargaan kepada salah seorang peserta Rembang Expo 2016. Pada pergelaran pameran dagang kali ini, transaksi tunai dan order disebut mengalami peningkatan masing-masing tiga persen, namun masih di bawah target 10 persen yang sebelumnya dicanangkan oleh pihak Dinas Perindagkop dan UMKM setempat. (Foto: mataairradio.com)

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto memberikan penghargaan kepada salah seorang peserta Rembang Expo 2016. Pada pergelaran pameran dagang kali ini, transaksi tunai dan order disebut mengalami peningkatan masing-masing tiga persen, namun masih di bawah target 10 persen yang sebelumnya dicanangkan oleh pihak Dinas Perindagkop dan UMKM setempat. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Peningkatan transaksi Rembang Expo pada tahun 2016 masih di bawah target yang sempat dicanangkan pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM setempat.

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Rembang Muntoha sempat menyatakan menargetkan transaksi, baik tunai maupun order pada Rembang Expo 2016, meningkat 10 persen dibandingkan pergelaran pameran yang sama tahun 2015.

Namun hingga saat penutupan Rembang Expo di Balai Kartini, Sabtu (4/6/2016) kemarin, transaksi tunai terbukukan Rp2,472 miliar, sedangkan transaksi order Rp2,163 miliar, dan dengan jumlah pengunjung mencapai 122.400 orang.

Mengacu nilai transaksi tunai pada Rembang Expo tahun 2015 yang Rp2,4 miliar, order atau pesanan Rp2,1 miliar, dan jumlah pengunjung di angka 120.000-an orang, maka peningkatannya masing-masing 3 persen untuk transaksi tunai dan order serta 2 persen untuk jumlah pengunjung.

“Peningkatan transaksi, order, dan kunjungan bisa menjadi indikator bahwa Rembang Expo membawa dampak positif terutama bagi UMKM. Kami berharap event ini bisa digelar lebih meriah dan lebih besar lagi gaungnya,” ujar Muntoha.

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto mengatakan, jumlah dana yang dianggarkan pemerintah kabupaten untuk menggelar Rembang Expo 2016 mencapai Rp200 juta yang bersumber dari APBD.

Tahun depan, Bayu menyatakan mendukung apabila besaran anggaran untuk penyelenggaraan Rembang Expo ditambah karena manfaat pameran dagang itu penting bagi pengembangan ekonomi lokal.

“Kami berharap semangat pelaku UMKM agar lebih baik lagi dalam menciptakan karya-karya. Hambatan dan rintangan akan selalu ada, namun pemerintah akan hadir untuk memberikan stimulan, bantuan, termasuk anggaran,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan