Pengisian Jabatan Kosong Tunggu Perda Perubahan SOTK

Kamis, 18 Februari 2016 | 18:07 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Bupati Rembang Abdul Hafidz. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz menyatakan bahwa pengisian sejumlah jabatan seperti camat dan kepala dinas yang kosong, akan dilakukan setelah peraturan daerah (perda) yang mengatur perubahan SOTK dibahas dan disahkan.

“Pengisian jabatan kosong akan kita lakukan setelah perda perubahan struktur organisasi tata kerja selesai dibahas dan disahkan bulan Agustus mendatang,” ujar Hafidz di ruang kerjanya pada hari pertama “ngantor” sebagai Bupati Rembang periode 2016-2021, Kamis (18/2/2016) siang.

Sementara ini, jabatan yang kosong seperti Camat Sulang dan Lasem serta Kepala Dinas ESDM dan Dinas Pendidikan akan diisi oleh pelaksana tugas atau Plt.

“Pengisian jabatan kosong sementara dengan plt, agar tidak kerja dua kali; jika kadung diisi, tapi SOTK berubah,” tandasnya.

Di sela aktivitasnya menemui banyak tamu yang mengucapkan selamat atas pelantikannya sebagai Bupati Rembang, Hafidz juga bicara soal rencana membuat akun jejaring media sosial twitter untuk menampung aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat di kabupaten ini.

“Komunikasi lewat twitter seolah menjadi tuntutan yang tidak bisa dihindari di tengah perkembangan teknologi yang pesat,” ujarnya.

Namun akun twitter-nya baru akan dibuat pekan depan, setelah serah terima jabatan dengan Pj Bupati Suko Mardiono, 22 Februari nanti.

Selain menjaring aspirasi dan keluhan masyarakat melalui twitter, Hafidz juga tetap akan melakukan “blusukan”. Aktivitas tersebut berlaku ketika melakukan pengawasan.

“Kalau untuk perencanaan, bisa cukup dengan komunikasi via website, SMS, dan media sosial. Daripada sering-sering rapat,” tegasnya.

Dari pantauan, tamu Bupati di hari pertama kebanyakan pejabat setempat, tetapi ada juga yang pengusaha dan pengelola perbankan.

Menurut Hafidz, tamu dari pejabat setempat lebih untuk konsolidasi internal. Sementara pengusaha dan perbankan lebih untuk memberikan ucapan selamat.

Ia berjanji untuk langsung bergerak menjalankan kegiatan yang telah ditetapkan melalui Perda APBD. Hafidz mengaku tak mau serapan anggaran yang rendah yang terjadi di 2015, terjadi lagi tahun ini.

“Setelah ini (serah terima), segera melakukan kegiatan yang direncanakan agar tidak menumpuk di belakang,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan