Pengiriman Paket Barang Melonjak 25 Persen Jelang Lebaran

Jumat, 8 Juni 2018 | 16:06 WIB

Seorang petugas pada perusahaan jasa pengiriman sedang melayani pelanggannya, Rabu (20/12/2017). (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pengiriman paket barang melalui penyedia jasa antaran di Kabupaten Rembang selama Ramadan mengalami lonjakan dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Bidang Marketing JNE Rembang Eko Setyo Nurfianto mengatakan, kenaikan tingkat pengiriman paket barang mencapai 25 persen. Kenaikan ini dipicu menjamurnya toko online.

“Pengiriman paket barang pada hari normal berkisar 800 kiriman per hari. Namun selama Ramadan dan jelang Lebaran, pengiriman tembus 1.000 kiriman per hari,” terangnya.

Eko mengaku menyikapi lonjakan tingkat pengiriman paket dengan menambah tenaga dan armada. Soal gerai, ia menyebutkan ada satu kantor cabang dan 14 agen di Rembang.

Ketika dihubungi mataairradio, Jumat (8/6/2018) siang, Eko juga menyebutkan, baru 60 persen dari pelaku usaha di Rembang menggarap pasar dalam jaringan atau toko online.

“Dibandingkan dengan Jepara dan Kudus yang sudah seratus persen. Artinya, selain memproduksi sendiri suatu barang, pelaku usaha ini juga menjual produknya lewat online,” katanya.

Sebenarnya, pihaknya punya program untuk edukasi masyarakat pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan daring. Namun sambutannya masih belum segairah harapan.

Sementara itu, meskipun terjadi lonjakan tingkat pengiriman, namun secara harga tidak mengalami kenaikan.

Harga jasa pengiriman paket bervariasi mulai dari Rp15.000 hingga Rp27.000 per kilogram, tergantung jenis pengirimannya.

Eko mengakui, jika dibandingkan dengan usaha layanan jasa pengiriman lainnya, harga jasa pihaknya terbilang paling mahal.

“Tetapi kami menawarkan kenyamanan dan kejujuran serta layanan jemput bola,” katanya.

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan