Pengidap HIV Bertambah Tiap Tahun di Rembang

Senin, 25 Agustus 2014 | 13:44 WIB

Ilustrasi

REMBANG, MataAirRadio.net – Jumlah kasus baru pengidap HIV bertambah hampir setiap tahun di Kabupaten Rembang. Sepanjang Januari hingga Juni 2014 saja, tercatat 25 kasus baru HIV yang ditemukan. Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz menyebut perlu gerakan moral untuk penyelamatan warga Rembang dari HIV.

Dia menyebutkan, Dinas Kesehatan melaporkan hanya ada temuan 20 kasus HIV di tahun 2012. Namun pada 2013, kembali ditemukan 32 kasus baru HIV dan dalam satu semester tahun ini, sudah 25 kasus HIV yang ditemukan.

117 pengidap HIV itu kini hidup dengan AIDS. Menurut Hafidz, perlu ada gerakan massif melalui penyadaran kepada masyarakat tentang HIV dan AIDS. Ia menyebut Rembang di ambang kehancuran, jika tidak ada tindakan nyata untuk memerangi HIV-AIDS.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Rembang Aris Suryono menyebutkan, ibu rumah tangga masih berada di ranking tertinggi pengidap HIV, disusul karyawan atau pegawai, dan sopir, serta pelaut atau nelayan.

Menurutnya, masyarakat perlu menjauhi aktivitas berisiko tertular HIV. Misalnya berhubungan seks dengan PSK dan melakukan homo atau heteroseksual. Dia juga menyebutkan, berdasarkan pada pendapat WHO, di setiap temuan satu pengidap HIV, itu menandakan sekitar 100 kasus yang belum ditemukan.

Pihaknya berharap setiap orang menerapkan “ABCDE”. Abstain dari selingkuh bagi yang sudah bersuami-istri, berperilaku setia dengan pasangan, cegah dengan memakai kondom, dihindari penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, dan edukasi melalui petugas konseling.

Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Rumah Matahari Pati pernah mengungkap persebaran pengidap HIV di Kabupaten Rembang cenderung meluas. Meski pengidap dari kalangan ibu rumah tangga masih paling tinggi, HIV telah ditemukan menyerang ke kalangan muda dan profesional.

Mereka yang diserang virus imunodifisiensi ini akan bisa tampak sehat, asalkan rutin mengonsumsi obat. Namun, obat bagi pengidap HIV di Rembang baru bisa diperoleh di RSAA Suwondo Pati. Jika Pemkab Rembang serius, rumah sakit satelit untuk akses obat HIV bisa diperjuangkan dengan persetujuan dari Pemprov Jawa Tengah. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan