Pengelola Pantai Karangjahe Evaluasi Wisatawan Membeludak

Tuesday, 3 January 2017 | 17:23 WIB
Pengunjung Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang tampak membeludak pada Ahad, 1 Januari 2017. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Pengunjung Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang tampak membeludak pada Ahad, 1 Januari 2017. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak pengelola objek wisata Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang mengaku melakukan evaluasi terkait kasus membeludaknya wisatawan di musim liburan.

“Dari kasus membeludaknya wisatawan pada musim liburan Tahun Baru kemarin, evaluasi kita di perparkiran. Kita segera menambah fasilitas tempat parkir,” kata salah seorang pengelola objek wisata Pantai Karangjahe Ali Mustofa.

Menurutnya, penambahan fasilitas tempat parkir akan dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong di tengah kampung, sebelum balai desa, tetapi hanya akan dimanfaatkan ketika terjadi luapan parkir kendaraan pengunjung.

“Di musim libur Tahun Baru kemarin, ada 10.000 lebih wisatawan yang berkunjung ke sini (Pantai Karangjahe, red.). Pengunjung tidak mau ditolak. Maunya semua masuk, jadi pengunjung membeludak dan macet,” terangnya.

Sementara itu mengenai banyak tumpukan sampah di lahan kosong belakang pantai, baik sisi barat maupun timur, pihak pengelola menyatakan sampah-sampah itu dimanfaatkan untuk pengurukan. Tetapi tampak berserakan.

“Kita buang di lahan kosong itu untuk keperluan pengurukan. Bukan dibuang liar di situ. Kalau kebersihan kita selalu jaga. Petugas kebersihan ada 15 orang dan bekerja pada malam, pagi, siang, dan sore,” katanya, Selasa (3/1/2017).

Agar tidak terlihat kumuh, menurut Ali, pihak pengelola sebenarnya sudah mengajukan bantuan armada dan bak besar penampungan sampah ke pihak Pemkab Rembang, tetapi masih belum direspon, bahkan belum tentu terpenuhi tahun ini.

“Kalau dicukupi dari hasil kutipan parkir, kok belum mampu. Sebab, hasil kutipan parkir tahun lalu, setelah dipotong biaya operasional, sudah dimanfaatkan untuk menambah fasilitas berupa 10 lokal MCK,” imbuh Ali Mustofa.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan