Kecelakaan, Pengasuh Pesantren Kasingan Berpulang

Sabtu, 4 Januari 2014 | 16:15 WIB
Salah seorang pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Kasingan Rembang Kyai Haji Muhammad Nasir Katifi (55) meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalur Pantura wilayah Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori, Jumat (3/1).

Salah seorang pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Kasingan Rembang Kyai Haji Muhammad Nasir Katifi (55) meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalur Pantura wilayah Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori, Jumat (3/1).

KALIORI, MataAirRadio.net – Salah seorang pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Kasingan Rembang Kyai Haji Muhammad Nasir Katifi (55) meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalur Pantura wilayah Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori, Jumat (3/1) petang kemarin.

Menurut keterangan para saksi yang dihimpun polisi, korban berboncengan dengan santrinya Ahmad Rifai (26), melaju dari arah timur menuju ke barat. Keduanya menunggang sepeda motor jenis Honda Vario bernomor polisi K 2246 FM.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban bermaksud menyalip dari arah kiri truk tronton bermuatan semen yang melaju dari arah yang sama. Namun di depan korban, terdapat truk parkir. Diduga karena kaget, korban menggoyang setir ke kanan disertai pengereman dan hilang keseimbangan. Korban terjatuh ke kanan dan tertabrak truk tronton.

Sementara santri yang membonceng korban terpental ke kiri berikut kendaraannya, namun selamat. Kanitlaka Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Ismail memastikan, korban terjatuh bukan karena menghindari lubang jalan, tetapi menghindari truk parkir. Namun truk parkir itu tidak menolong, justru kabur ke arah barat dan tidak terkejar.

Polisi mengamankan sepeda motor korban ke Makolantas Polres Rembang. Sementara jenazah korban dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr R Soetrasno Rembang. Sopir truk tronton bernama Sodikin (50), warga Sambilawang Mojokerto dan armada bernomor polisi L 8554 UT, juga turut dibawa ke Makolantas. Muatan truk mencapai 60 ton dinilai melebihi jatah, meski hanya melaju dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam.

Kanitlaka menyatakan, dari hasil analisa sementara, truk parkir menjadi biang penyebab kecelakaan. Namun jika pun terkejar, menurut Ismail, truk parkir itu sulit diseret ke ranah pidana. Sebab, versi polisi, kendaraan korban tidak sampai menyenggol atau menabrak truk parkir.

Ismail menambahkan, pelanggaran terhadap aturan parkir hanya berujung pada penilangan. Meski demikian, pihaknya akan lebih menggiatkan patroli dan penertiban terhadap truk parkir di bahu Jalan Pantura.

Jenazah Kyai Haji Muhammad Nasir Katifi dimakamkan di TPU Kabongan Kidul Rembang pada Sabtu (4/1) pagi. Tampak santri dan kerabat mengantar jenazah berpulang ke hadirat-Nya. Selain mengasuh pesantren, almarhum juga pernah tercatat sebagai Kepala Madrasah Aliyah Walisongo Kaliori sejak 1998 hingga 2013 kemarin. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan