Pengamat : Cegah Politik Uang, Masyarakat Harus Dilibatkan

Kamis, 14 Februari 2019 | 19:27 WIB

Ilustrasi.

 

REMBANG, mataairradio.com – Dua bulan menjelang Pemilu 2019 masyarakat diimbau waspada terhadap praktik politik uang (money politik). Karena kegiatan tersebut diakui atau tidak memang terjadi di lapangan.

Pengamat politik Rembang Sugihariyadi memperingatkan untuk mencegah atau meminimalisir politik uang, masyarakat sebagai salah satu pilar demokrasi harus dilibatkan secara penuh, tidak hanya penyelenggara atau peserta pemilu.

“Supaya Bawaslu memberi ruang kepada masyarakat, tidak hanya sekedar pertemuan dan sosialisasi secara formalitas saja,” ujarnya.

Hal tersebut menurutnya, karena komunitas yang ada di Rembang sangat banyak dan cenderung belum tersentuh untuk mendapatkan informasi terkait larangan politik uang.

“Sosialisasi yang masif terhadap masyarakat hari ini adalah informasi terkait jumlah surat suara, warna surat suara, kapan tanggal pencoblosan. Padahal itu adalah ranahnya Komisi Pemilihan Umum (KPU),” tuturnya.

Wakil Ketua Dewan Riset Daerah Kabupaten Rembang ini mengusulkan agar konsep KPU terkait adanya relawan demokrasi (Relasi) bisa dilakukan juga pada Bawaslu misalnya membentuk relawan pengawas Pemilu.

Dengan adanya relawan pengawas Pemilu, Bawaslu bisa masuk ke semua lini dan komunitas yang paling jauh karena mereka tidak terbebani dengan aturan-aturan yang mengikat seperti anggota Bawaslu, misalnya bertemu dengan peserta Pemilu.

“Masalah politik uang cukup sulit diberantas. Masalah pokoknya ada pada tingkat eksekusi yang lemah. Selain itu juga kurangnya pengetahuan masyarakat terkait prosedur pelaporan,” imbuhnya.

Anggota Bawaslu Rembang Dhofarul Muttaqin mengaku, banyak menerima kritik dan masukan dari masyarakat terkait kinerja Bawaslu.

“Terkait usulan adanya relawan pengawas Pemilu, kami sudah ada pengawas partisipatif yang dibentuk beberapa waktu lalu yang terdiri dari berbagai unsur,” terangnya.

Ia menjelaskan, hanya saja pengawas partisipatif tidak dilembagakan sebagaimana relawan demokrasi yang ada di KPU.

“Untuk pencegahan politik uang, jauh-jauh hari Bawaslu sudah sering sosialisasi baik itu dalam kegiatan formal maupun informal.

Hingga dua bulan kedepan tiap Panwascam diseluruh Kabupaten Rembang akan menggelar sosialisasi yang akan dihadiri oleh sekitar 50 orang,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan