Penetapan Pasangan Cabup-Cawabup Rembang Dikawal Ketat Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2015 | 17:18 WIB
Komisioner Divisi Pencalonan pada KPU Rembang M Adib Ulinnuha (tengah). (Foto: rri.co.id)

Komisioner Divisi Pencalonan pada KPU Rembang M Adib Ulinnuha (tengah). (Foto: rri.co.id)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang meminta kepada pihak kepolisian resor setempat untuk mengawal pengamanan tahapan penetapan pasangan calon (paslon) bupati dan calon wakil bupati yang akan dilakukan pada Senin 24 Agustus nanti di Kantor KPU setempat.

Komisioner Divisi Pencalonan pada KPU Rembang M Adib Ulinnuha, Sabtu (22/8/2015) pagi mengatakan, meski tingkat kerawanannya relatif kecil, tetapi pengamanan tetap diperlukan.

“Rencananya, penetapan pasangan calon akan dilakukan dengan mengundang kubu paslon yang bisa diwakili tim kampanye,” terangnya.

Adib juga mengatakan, sehari setelah penetapan pasangan calon kepala daerah, KPU akan langsung merangkainya dengan pengundian nomor urut paslon pada tanggal 25 Agustus nanti.

“Pengundian nomor urut pasangan calon akan dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Rembang,” ungkapnya.

KPU membatasi massa dari tiap paslon yang bisa masuk ke ruang rapat DPRD sebanyak 25 orang. Selain itu, KPU melarang adanya pawai atau arak-arakan dari kubu pasangan calon, baik sebelum atau sesudah pengambilan nomor urut.

“Jika larangan itu dilanggar, maka hal itu di luar urusan KPU,” katanya.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Rembang Komisaris Budi Suryanto mengaku sudah berkoordinasi dengan KPU soal pengamanan penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut paslon.

“Penetapan pasangan calon akan dikawal kekuatan 70 personel polisi,” ungkapnya.

Sementara untuk tahapan pengundian nomor urut, dikawal lebih banyak, yakni dengan 100 personel. Budi tidak menyebutkan, apa saja potensi kerawanan di dua tahapan itu.

“Hanya saja kami siap meminimalkan kerawanan dengan cara selalu siaga di lapangan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan