Penerima KPS Rembang Protes Tak Terdaftar Penerima PSKS

Selasa, 25 November 2014 | 15:33 WIB
Suasana Kantor Pos Rembang pada penyaluran PSKS, Selasa (25/11/2014) pagi. (Foto: Pujianto)

Suasana Kantor Pos Rembang pada penyaluran PSKS, Selasa (25/11/2014) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) di Kabupaten Rembang memprotes Kantor Pos setempat setelah tak terdaftar sebagai penerima Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) dari Pemerintah Pusat.

Dia adalah Ika Kartika, warga RT 4 RW 8 Desa Sumberjo Kecamatan Rembang. Yang bersangkutan sempat mendatangi pihak Pemerintah Desa setempat agar membantu mengurus kasus tersebut ke instansi terkait.

“Iya. Ada salah satu warga saya yang menerima KPS, tetapi tidak terdaftar sebagai penerima PSKS. Aturannya penerima PSKS adalah penerima KPS. Ini kok malah nggak. Ya kita bantu urus ke Dinas Sosial dan ke Kantor Pos,” ungkap Kepala Desa Sumberjo Yopi Arifvianto.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Rembang Waluyo langsung mendatangi Kantor Pos Rembang setelah menerima aduan dari pihak Desa Sumberjo, Selasa (25/11/2014) pagi.

“Baru saja saya tindak lanjuti dengan mendatangi Kepala Kantor Pos. Dicek, memang tidak ada nama Ika Kartika sebagai penerima PSKS, tetapi dia pegang KPS. Kita lantas lihat di catatan 2013. Ada nama Ika Kartika (sebagai penerima bantuan langsung sementara masyarakat, BLSM),” kata Waluyo.

Atas kasus tersebut, pihaknya telah meminta kepada pihak Kantor Pos Rembang untuk melaporkannya kepada Kantor Pos Pusat. Waluyo berharap pihak Kantor Pos mengakomodir Ika.

“Saya minta diakomodir. Sebab, itu haknya. Memang akan butuh waktu, tetapi proses saya harap tidak mandek. Kami sudah melangkah,” tandasnya.

Kepala Kantor Pos Rembang Adhi Kuspramono mengaku perlu terlebih dahulu melapor kepada pihak Kantor Pos Wilayah Pati terkait temuan pemegang KPS yang tidak terdaftar sebagai penerima PSKS.

“Saya lapor dulu ke Pati Pak. Kejadian baru satu ini. Outputnya bakal seperti apa, saya menunggu petunjuk nanti,” katanya kepada mataairradio.com.

Dia menyebutkan, jumlah penerima PSKS kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Rembang sebanyak 68.967 rumah tangga sasaran atau RTS.

Kecamatan dengan jumlah penerima paling banyak adalah Sarang dengan 7.626 RTS dan paling sedikit Gunem dengan 2.948. Jika dibandingkan jumlah data penerima KPS dan BLSM pada 2013 yang 69.014 RTS, maka ada pengurangan 47 RTS untuk Kabupaten Rembang.

“Apakah jumlah penerima PSKS yang berkurang dari penerima KPS dan BLSM pada 2013 ini berkaitan dengan revisi data karena meninggal dunia atau apa, saya tak paham secara persis,” terangnya.

Sementara itu, penyaluran dana PSKS masih berlangsung hingga Selasa (25/11/2014). Setiap RTS menerima dana PSKS sebesar Rp400 ribu untuk dua bulan sekaligus.

“Penyaluran PSKS kami target selesai pada tanggal 3 Desember 2014, sedangkan khusus untuk Kecamatan Rembang sudah akan selesai pada Sabtu, 29 November mendatang,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan