Peneliti Australia-Amerika Ingin Ungkap Cara Caleg Gaet Pemilih

Jumat, 4 April 2014 | 15:33 WIB
Tiga peneliti dari mancanegara melakukan riset dinamika politik elektroral atau keterwakilan pemilih di Indonesia , Jumat (4/4) siang. (Foto:Pujianto)

Tiga peneliti dari mancanegara melakukan riset dinamika politik elektroral atau keterwakilan pemilih di Indonesia, Jumat (4/4) siang. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Tiga peneliti dari mancanegara melakukan riset di Rembang, Jumat (4/4) siang. Mereka yang semuanya profesor ini hendak mengetahui dinamika politik elektroral atau keterwakilan pemilih di Indonesia. Status Rembang bukan objek penelitian, melainkan bagian dari sampel penelitian.

Ketiga peneliti ini adalah Profesor Edward Aspinall dari Australian National University Canberra, Allen Hicken dari University of Michigan Amerika Serikat, dan Meredith L Weiss dari Johns Hopkins University Washington. Ketiganya menjadikan Arif Budiman, sebagai salah satu responden. Arif merupakan salah satu caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Dapil III dan tinggal di Rembang.

Sementara Dapil III adalah satu dari 10 sampel penelitian mereka di Indonesia. Profesor Edward menjelaskan, dinamika politik elektoral di Indonesia menarik untuk diteliti. Sebab Indonesia kini jadi sorotan dunia, sebagai negara paling demokratis di Asia Tenggara, menurut penilaian banyak lembaga dan pengamat politik.

Menurut Edward, penelitian yang dilakukan di Indonesia dilakukan secar bekerja sama dengan peneliti politik dan pemerintahan dari Universitas Gajah Mada. Ada 50 tim yang melakukan penelitian ini, salah satunya timnya yang ada di Dapil III.

Edward mengatakan, dari penelitiannya akan terungkap strategi pemenangan dari para caleg dan bentuk organisasi yang mereka bentuk untuk meraih keterwakilan pemilih. Dia menyebut penting penelitiannya ini. Sebab dalam sebuah demokrasi, pemerintahan dibentuk lewat proses pemilihan.

Menurutnya, strategi dan dinamika yang digunakan oleh caleg menentukan arah sebuah bangsa. Baginya, mengetahui perbedaan yang digunakan caleg maupun partai politik di tingkat akar rumput menjelang pemilu adalah hal yang krusial dalam perpolitikan suatu bangsa.

Selain di Indonesia, penelitian komparatif tentang dinamika politik elektoral juga dilakukan di Malaysia, Thailand, dan Filipina. Menurut rencana, penelitian akan selesai saat Pemilu dan hasilnya akan dipublikasikan dalam sebuah buku.

Ketiga profesor ini berada di Rembang dan sekitarnya, untuk dua hari. Selain dengan caleg, para peneliti juga melakukan wawancara dengan anggota parpol dan tim sukses. Sebelumnya, mereka juga melakukan riset pada salah satu caleg dari partai yang berbeda di Pati. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan