Pendapatan Pajak Daerah Ditarget Naik Dua Kali Lipat

Selasa, 2 Januari 2018 | 20:39 WIB

Truk trailer pengangkut material tambang terpantau melintas di Jalur Pantura Rembang Kota, Rabu (21/6/2017) siang atau H-4 Lebaran, padahal aturan melarang truk tambang melintas sejak H-7. (Foto: Pujianto)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Pendapatan dari sektor pajak daerah di Kabupaten Rembang pada tahun 2018 ditarget naik dua kali lipat dari tahun 2017.

“Jika target pendapatan pajak daerah pada tahun lalu hanya Rp45,6 miliar, maka pada tahun ini dicanangkan naik menjadi Rp96,2 miliar,” kata Kepala Bidang Pendapatan pada Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Rembang Romli.

Ia menjelaskan, penaikan target ini mempertimbangkan potensi yang bisa digali.

“Potensi itu di antaranya sudah mulai beroperasinya pabrik semen di Rembang,” katanya.

Selain itu juga mempertimbangkan kinerja intensifikasi pajak seperti pajak tambang galian c.

“Kenaikan target pendapatan pajak daerah paling signifikan terdapat pada sektor mineral bukan logam dan batuan,” terangnya.

Menurutnya, target pendapatan pada 2017 di sektor ini hanya Rp12 miliar, tetapi tahun ini ditarget naik empat kali lipat menjadi sekitar Rp51 miliar.

Selain itu, Pemkab juga menaikkan target pendapatan dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

“Tahun 2017 targetnya Rp4,5 miliar, tapi 2018 ditarget naik menjadi Rp8,2 miliar,” paparnya.

Sementara itu, secara capaian, perolehan pendapatan pajak daerah pada tahun 2017 mengalami surplus.

“Target yang dipatok Pemkab hanya Rp45,6 miliar, sedangkan capaiannya Rp60,2 miliar, atau surplus Rp14,5 miliar,” pungkasnya.

 

Penulis : Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan