Pencuri Kayu Perhutani Mantingan Dibekuk

Jumat, 20 November 2015 | 14:09 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

 

SUMBER, mataairradio.com – Dua dari tiga orang pencuri kayu jati milik Perhutani KPH Mantingan dibekuk petugas yang melakukan patroli, Kamis (19/11/2015) dini hari kemarin.

Seorang pencuri kayu yang lolos masih dalam pengejaran, tetapi identitasnya sudah diketahui.

Humas Perhutani KPH Mantingan Ismartoyo mengungkapkan, dua tersangka pencuri yang kini sudah diserahkan ke Polres Rembang adalah Subari dan Mohammad Kohar, warga Desa Ronggomulyo Kecamatan Sumber.

“Seorang tersangka pencuri yang kabur juga warga desa setempat,” ungkapnya.

Petugas mengamankan dua tersangka berikut barang bukti berupa 7 batang kayu jati, 3 sepeda motor, 1 gergaji, 2 kapak, dan 1 telepon seluler. Tak ada perlawanan ketika tersangka dihadang dan ditangkap petugas.

“Tersangka yang lolos itu karena tidak dikecrek dengan borgol, tetapi hanya ditali biasa. Borgolnya terbatas,” terangnya.

Menurut Ismartoyo, kerugian Perhutani akibat pencurian 7 batang kayu jati itu mencapai Rp17 juta. Rinciannya, Rp15,5 juta dari kerugian tegakan dan Rp1,5 juta dari kerugian kayunya.

“Kayu jati yang dicolong masuk dalam kategori A2 dengan diameter 20-28 centimeter,” bebernya.

Pihak Perhutani Mantingan menyatakan mendapat pelajaran dari pengungkapan pencurian kayu di hutan wilayah RPH Logede BKPH Sudo itu.

“Kami kini menjadi tahu tentang peralihan sasaran pencurian kayu hutan, setelah pengamanan BKPH Kalinanas diperketat polisi,” tandasnya.

Humas Perhutani KPH Mantingan mengungkapkan, selama ini, pencurian kayu hutan lebih banyak membidik BKPH Kalinanas karena kayunya sudah berusia tua dan diameternya lumayan besar.

“Namun karena kasus pencurian di BKPH itu cukup tinggi, Perhutani menggandeng Polres Blora untuk mengamankan. Wilayahnya memang masuk Blora,” jelasnya.

Dalam keterangannya kepada mataairradio Jumat (20/11/2015) pagi, Ismartoyo membantah tudingan masyarakat yang menganggap penanganan kasus pencurian kayu hutan, sering “masuk angin”.

“Kami memastikan setiap laporan yang dimasukkannya ke polisi, diproses sampai tuntas. Tidak ada yang masuk angin,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan