Pencairan Dana BOP bagi PAUD di Rembang Molor

Selasa, 23 Juli 2019 | 14:58 WIB
Pelatihan Akbar Pendidikan Holistik Berbasis Karakter yang diikuti oleh para guru PAUD di Kabupaten Rembang, Selasa (23/7/2019). (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Pencairan dana bantuan operasional pendidikan (BOP) bagi lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Rembang, molor dari biasanya.

Jika tahun lalu, dana BOP ini cair pada bulan April atau Mei, maka tahun ini dana tersebut baru akan cair awal Agustus mendatang.

Dana BOP bagi lembaga PAUD biasanya dipakai untuk pembelian bahan pembelajaran habis pakai, alat peraga edukasi luar dan dalam, serta biaya parenting dan pemberian makanan tambahan bagi peserta didik.

Molornya pencairan dana BOP bagi lembaga PAUD dikeluhkan oleh para guru lembaga pendidikan anak usia dini, karena khawatir kegiatan parenting dan pemberian makanan tambahan, akan terdampak.

Selain itu, mereka hampir pasti akan bekerja ekstra guna menyiapkan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan yang besarnya Rp600.000 per siswa per tahun tersebut.

Bupati Rembang Abdul Hafidz ketika membuka pelatihan akbar pendidikan holistik berbasis karakter di Gedung Serbaguna Kelenteng Hok Tek Tjeng Sin Rembang, Selasa (23/7/2019), angkat bicara terkait pencairan dana BOP bagi sekitar 800 PAUD di kabupaten ini pada 2019.

Menurut Bupati, dana BOP terlambat cair karena ada penambahan dana alokasi khusus (DAK), sehingga perlu ada penyesuaian-penyesuaian.

“Ada permasalahan yaitu kita ada penambahan DAK yang itu harus disesuaikan dengan satu per satu oleh satuan lembaga yang ada di Kabupaten Rembang yang jumlahnya hampir 800; nggak bisa dijadikan tersendiri. Inilah yang menjadikan BOP yang mestinya bulan April-Mei sudah bisa cair, tetapi sampai hari ini belum bisa cair, insyaAllah nanti kalau saya ada di Rembang, minggu depan akan kami cairkan,” terangnya.

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan