Penangkapan Ibu Rumah Tangga Pecandu Narkotika Mengagetkan Pasarbanggi

Jumat, 12 Februari 2016 | 19:39 WIB
AEA tersangka pecandu narkotika jenis sabu-sabu yang diamankan tim dari Satresnarkoba Polres Rembang, Rabu (10/2/2016). (Foto: Subbagian Humas Polres Rembang)

AEA tersangka pecandu narkotika jenis sabu-sabu yang diamankan tim dari Satresnarkoba Polres Rembang, Rabu (10/2/2016). (Foto: Subbagian Humas Polres Rembang)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kepala Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang Rasno mengaku kaget salah seorang warganya yang berstatus ibu rumah tangga menjadi pecandu narkotika jenis sabu-sabu dan kini diamankan di Mapolres Rembang.

“Jelas kaget (mengetahui ada warga Desa Pasarbanggi yang diamankan ke Polres Rembang karena diduga sebagai pecandu sabu-sabu),” ujarnya kepada reporter mataairradio, Jumat (12/2/2016) pagi.

Ia mengaku tidak tahu kalau warganya yang berinisial AEA mengonsumsi narkoba. Pasalnya Rasno tinggal di pusat Desa Pasarbanggi, sedangkan ibu satu anak itu tinggal di Dukuh Kaliuntu, sebelah timur SPBU setempat.

Ia pun sempat menahan sesaat tim dari Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang saat berkoordinasi dengannya sebelum menggeledah kediaman AEA.

“Saya sempat menahan tim dari Polres sebelum ke rumah warga saya itu. Saya minta penjelasan. Setelah mendapat penjelasan, saya mempersilakan kalau mau diperiksa,” tandasnya.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito mengungkapkan, penangkapan AEA berkaitan dengan informasi yang telah lama diterima polisi bahwa yang bersangkutan terlibat dalam pemakaian barang haram tersebut.

“AEA masuk daftar target operasi polisi tahun ini,” bebernya.

Dari penangkapan ibu rumah tangga berusia 33 tahun tersebut pada Rabu 9 Februari lalu, polisi sudah melakukan tes urine.

“Hasil tes urine terhadap AEA, positif mengandung ampetamin dari sabu-sabu yang dikonsumsi,” tandasnya.

Namun dari rumah AEA, polisi tidak berhasil mengamankan bukti sabu-sabu.

Polisi hanya mengamankan alat-alat untuk mengonsumsi sabu-sabu seperti sedotan, plastik bening diduga bekas tempat sabu-sabu, korek api, dan botol plastik.

“AEA ini pengguna aktif sabu-sabu. Dia mengonsumsi paket kecil-kecil. Dari pengakuannya, AEA terakhir kali mengonsumsi narkotika golongan I, seminggu yang lalu,” tegasnya.

Polisi kini sudah menetapkan AEA sebagai tersangka pecandu narkotika dan menahannya di sel tahanan Mapolres Rembang.

Ia diancam hukuman penjara paling lama 4 tahun karena dijerat dengan Pasal 127 juncto Pasal 131 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan