Ajukan Penangguhan Penahanan, Pengacara Tampik Agus Stres

Monday, 3 February 2014 | 13:43 WIB
Pihak Kejaksaan Negeri Rembang memenuhi janjinya menahan tersangka korupsi dana PPID 2011, Agus Supriyanto. Kamis (30/1) sekitar jam dua belas siang. (Foto:MataAirRadio.net)

Pihak Kejaksaan Negeri Rembang memenuhi janjinya menahan tersangka korupsi dana PPID 2011, Agus Supriyanto. Kamis (30/1) sekitar jam dua belas siang. (Foto:MataAirRadio.net)

REMBANG, MataAirRadio.net – Pengacara Agus Supriyanto, Darmawan Budiharto menyebut kliennya dalam keadaan sehat dan tidak tampak stres di dalam sel tahanan Rutan Rembang. Pantauan terakhir pihaknya pada Senin (3/2) ini, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rembang itu tampak siap menjalani proses hukum atas dugaan korupsi yang membelitnya.

Namun kepada MataAir Radio, Darmawan mengaku akan tetap mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya. Jika penangguhan itu ditolak Kajari Rembang, dia berharap ada alih status tahanan menjadi tahanan kota.

Darmawan juga mengaku akan memaksimalkan jadwal besuk tahanan sebanyak tiga kali dalam seminggu atau pada setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat. Pihaknya akan mengoptimalkannya untuk mengetahui detail aliran dana yang diduga dikorupsi oleh Agus. Dalam kasus ini, Agus melalui Darmawan menyatakan belum akan menambah jumlah jasa tenaga pengacara.

Dikonfirmasi lebih lanjut mengenai alasan pengajuan penangguhan penahanan terhadap Agus, Darwaman menilai kliennya sudah kooperatif dalam menjalani proses hukum terkait dugaan korupsi yang dialamatkan kepada Kepala Dinas ESDM ini.

Dia mengklaim, kliennya tidak akan melakukan tindakan seperti menghilangkan barang bukti apalagi hingga melarikan diri, sebagaimana yang dikhawatirkan penegak hukum. Darmawan menjamin kliennya akan tetap menghormati proses hukum yang telah berjalan.

Agus Supriyanto ditahan aparat Kejaksaan Negeri Rembang pada Kamis siang, 30 Januari kemarin. Dia ditahan karena diduga terlibat dalam kasus korupsi dana PPID 2011 yang dianggap merugikan keuangan negara hingga Rp1,52 miliar.

Selain Agus, 6 November 2013, Kejaksaan Negeri Rembang juga sudah menahan PPK Proyek PPID 2011, Abdul Muttaqin. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Rutan Rembang. Khusus untuk Abdul Muttaqin, berkas perkaranya segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Semarang. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan