KPU Provinsi Anggap Pemungutan Suara Ulang Bukan Aib

Saturday, 12 April 2014 | 17:41 WIB
Ketua KPU Jateng Joko Purnomo.

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo.

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah melakukan inspeksi ke KPU Kabupaten Rembang, Sabtu (12/4) pagi. Ketua KPU Jateng Joko Purnomo berkunjung secara langsung dan tiba di Kantor KPU Rembang di Jalan Pemuda, sekitar jam setengah sepuluh pagi.

Pihaknya sengaja mendatangi KPU Kabupaten/Kota yang mengalami insiden tertukarnya surat suara antar-dapil, sehingga menjalani PSU atau pemungutan suara ulang. Menurut Joko, pemungutan suara ulang bukan aib.

“Pemungutan suara ulang bukanlah sebuah aib. Jadi kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) di TPS setempat tidak perlu terbebani dan saya minta untuk tidak risau,” katanya yang ketika datang mengenakan baju batik warna cokelat.

Di Jawa Tengah, menurut Joko, ada 27 TPS yang harus dilakukan pemungutan suara ulang dan tersebar di sepuluh kabupaten/kota, tujuh di antaranya ada di Kabupaten Rembang. Masing-masing TPS 1 Desa Sumberagung Kecamatan Pancur, TPS 5 dan 6 Desa Japerejo, dan TPS 5 Desa Sendangagung Kecamatan Pamotan, serta TPS 4 Desa Kerep dan TPS 7 Desa Sulang Kecamatan Sulang.

“Ada satu lagi TPS yang direkomendasikan untuk dilakukan pemungutan suara ulang (TPS 1 Desa Sidorejo Kecamatan Pamotan, red). Namun masih perlu diklarifikasi,” katanya.

Joko Purnomo menilai tertukarnya surat suara antar-dapil merupakan kesalahan dan harus dibetulkan dengan pemungutan suara ulang, jika memang ada yang sampai dipakai alias masuk di dalam kotak suara.

Untuk keperluan PSU, pihaknya juga sudah mengecek kesiapan logistik surat suara dan telah dinyatakan cukup. “Surat suara sisa dari yang digunakan kemarin, masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pemungutan suara ulang,” ucapnya.

Dia pun mengungkapkan, dari jumlah TPS di Jateng yang melakukan PSU, beberapa di antaranya ada yang sudah menggelarnya pada Sabtu (12/4) ini, namun ada pula yang melaksanakannya di hari Minggu (13/4) dan Senin (14/4).

“Soal anggaran, kami kembali memberikannya kepada KPPS dengan besaran sama sebagaimana untuk pemungutan suara pada 9 April lalu. Pemungutan suara ulang sudah harus digelar maksimal 10 hari setelah Pemilu Rabu (9/4) kemarin,” pungkasnya. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan