Jadi Alternatif Pemudik, Kesiapan Jasa Ojek Rembang Diulik

Selasa, 22 Juli 2014 | 15:31 WIB
Pangkalan Ojek Celangapan Rembang (Foto:Rif)

Pangkalan Ojek Celangapan Rembang (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Jasa tukang ojek diyakini masih akan tetap dimanfaatkan pemudik Lebaran, dari titik pangkal di Jalur Pantura Rembang ke daerah pelosok di kabupaten ini. Kesiapan mereka pun dianggap perlu dicek dan dipesani ketertiban berkendara, guna menjamin keselamatan pemudik hingga ke kampung halaman.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Rembang Suyono membenarkan, meski tingkat pertumbuhan sepeda motor cukup pesat, jasa ojek masih akan menjadi alternatif pemudik. Memang perlu bagi tukang ojek, untuk diingatkan soal keselamatan berkendara dan kelengkapan berlalu lintas.

Sembari melakukan patroli keliling bersama aparat kepolisian lalu lintas, pesan agar berkendara secara aman, tetap disampaikan kepada publik, termasuk kepada penyedia jasa ojek. Demikian juga dengan angkutan perdesaan. Suyono menegaskan telah menjamin kelaikannya menjelang Lebaran.

Memasuki hari ke-24 Ramadan atau pada hari Selasa (22/7) ini, arus lalu lintas pemudik di Jalur Pantura Rembang, belum tampak mengalami lonjakan yang signifikan. Arus kendaraan pribadi pemudik yang dilihat dari tumpukan barang di atas kendaraan atau dari plat kendaraan area Jakarta dan sekitarnya, tidak banyak mengalir, termasuk sepeda motor.

Kepala Dishubkominfo memperkirakan, arus pemudik bersepeda motor tidak akan seramai Lebaran tahun lalu. Hal ini seiring larangan bagi pemudik untuk berkendara sepeda motor. Sejauh ini pun, tanda-tanda lonjakan arus pesepeda motor, belum terlihat.

Suyono juga menyebutkan, Pemkab Rembang bersama Pemprov Jawa Tengah menyediakan layanan mudik gratis bagi sekitar 240 orang warga Rembang yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya, serta hendak pulang kampung untuk berlebaran.

Kepala Urusan Bina Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Rembang Iptu Haryanto berharap agar kemacetan arus lalu lintas tidak terjadi selama musim mudik dan balik Lebaran tahun ini. Namun para tukang ojek diminta siaga untuk melayani penumpang yang ingin segera sampai rumah untuk berlebaran bersama keluarga di kampung halaman. Pihaknya sudah mewanti-wanti tukang ojek agar melayani penumpang secara baik. Jangan memanfaatkan kesempatan untuk mengeruk keuntungan di luar kewajaran. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan