Pemuda Sridadi Tawarkan Omah Asem sebagai Wisata Alternatif

Jumat, 22 Juni 2018 | 19:15 WIB

Objek wisata alternatif, Omah Asem, di Desa Sridadi Kecamatan Rembang. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Para pemuda di Desa Sridadi Kecamatan Rembang menawarkan Omah Asem sebagai objek wisata alternatif bagi wisatawan pada momentum Lebaran.

Omah Asem mengusung konsep wisata alam. Wisatawan bisa berfoto di atas pohon asam serta jembatan kayu yang menghubungkan antarpohon asam di tepian jalan masuk Desa Sridadi.

Untuk menjumpai objek wisata ini, wisatawan cukup melintasi Jalur Pantura Rembang. Begitu sampai di Pertigaan Clangapan, cukup melaju sebentar. Perempatan pertama belok kanan.

Isna Rizki salah seorang pengelola menyebutkan, Omah Asem dibuka pada H+2 lebaran atau tepatnya Sabtu (16/6/2018) pekan lalu.

Menurutnya, ide awal berasal dari pemuda setempat yang melihat potensi wisata di desanya, yaitu berupa deretan pohon asam di jalan masuk desa.

“Daripada masyarakat berswafoto di pinggir jalan dan berbahaya, maka dibuatlah tempat berupa rumah dan jembatan di atas pohon,” terangnya.

Sampai Jumat (22/6/2018) siang, ada lima tempat untuk berswafoto yang diberi nama sesuai tokoh wayang Pandawa, yakni Puntadewa, Werkudara, Arjuna, Nakula, dan Sadewa.

Isna menyebutkan harga tiket masuk Rp5.000 per orang untuk menikmati pemandangan dari atas pohon dan berswafoto sepuasnya.

Sedangkan tiket parkir dipatok Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk kendaraan roda empat.

Pada hari pertama, 80 lembar tiket terjual. Hari kedua naik menjadi 150 tiket. Hingga Jumat (22/6/2018) ini, rata-rata 100 tiket lebih terjual pada setiap harinya.

“Omah Asem buka sejak pukul 08.00 hingga pukul 17.00, tiap hari,” katanya.

Perempuan berhijab ini berharap, Omah Asem tidak hanya ramai pada saat-saat awal.

“Kami akan terus mengembangkan objek wisata alternatif ini antara lain dengan penambahan properti dan jasa foto,” tandasnya.

Saat sekarang, kawasan Omah Asem sudah disediai toilet dan warung untuk sejenak beristirahat.

Vivi Liana salah seorang pengunjung berasal dari Desa Waru Rembang mengaku senang oleh hadirnya Omah Asem. Kebetulan ia gemar berswafoto dan mengunggahnya di media sosial.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan