Pemuda Pengendara RX King Meregang Nyawa di Pantura Punjulharjo

Minggu, 30 Desember 2018 | 07:03 WIB

Sepeda motor milik korban diamankan oleh warga ke tepi jalan. (Foto: Mukhammad Fadlil)

REMBANG, mataairradio.com Seorang pemuda pengendara RX King, bernama Ali Muksan Warga RT 2 RW 1 Desa Kasreman Kecamatan Rembang meregang nyawa di Jembatan Kiringan, masuk Wilayah Jalan Pantura Desa Punjulharjo-Rembang, pada Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 23.30 WIB.

Semula, Muksan dari Kota Rembang hendak menjemput salah satu rekannya di Binangun-Lasem. Namun sebelum sampai di lokasi, yang bersangkutan justru mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Kiringan.

Berdasarkan informasi yang didapat mataairradio.com dari salah satu teman korban, sepeda motor merek yamaha jenis RX King yang dikendarai korban dalam kondisi rem blong di bagian ban depan.

Diduga lanju kendaraan dipacu dengan kecepatan tinggi, karena kondisi jalan yang menikung, korban mengalami lepas kendali sehingga menabrak besi pembatas jalan di sebelah utara.

Muhammad Anwar Kamil salah seorang yang berada di lokasi kejadian menuturkan, dirinya pertama kali hanya melihat sepeda motor korban sudah tergeletak di badan jalan sebelah utara. Baru kemudian, mayat korban ditemukan di sebelah utara besi pembatas jalan dalam keadaan terlentang tak bernyawa.

“Yang pertama saya lihat malah motornya tergeletak di jalan. Korbannya malah saya baru tahu, ternyata di sebelah utaranya besi pembatas jalan. Kondisinya sudah meninggal,” ungkapnya.

Ia pun menduga, koban mengalami kecelakaan tunggal, karena kondisi di lokasi kejadian tidak ada pecahaan material bekas kejadian kecelakaan.

Hanya saja, jok sebelah kiri belakang pada kendaraan korban terdapat tanda bekas gesekan dengan benda yang memiliki permukaan halus, yang kemungkinan besar itu adalah besi pembatas jalan.

“Sepertinya laka tunggal, karena di lokasi kok tidak ada pecahan atau bekas kendaraan terseret. Kendaraan yang ada di lokasi juga hanya satu, milik korban. Korban saat itu sendiri tidak boncengan,” bebernya.

Korban mengalami luka memar pada bagian mulut dan luka robek pada leher bagian depan. Sedangkan kondisi motor yang dipakai korban hanya mengalami patah pada bagian pelindung roda depan.

Sementara itu, selang beberapa saat setelah kejadian, korban yang sudah tak bernyawa itu kemudian dibawa oleh Petugas dari Polsek Lasem ke Rumah Sakit Islam (RSI) Arafah untuk divisum. Setelah dilakukan visum, korban kemudian dipulangkan ke rumah duka di Desa Kasreman.

Kedua orang tua korban yang menyaksikan anaknya terbujur tak bernyawa tak kuasa menahan tangis. Korban merupakan anak kedua dari dua bersaudara.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan