Pemkab Rembang Kesulitan Bangun Cekdam PPST

Sabtu, 31 Januari 2015 | 18:59 WIB
Sekda Rembang Hamzah Fatoni saat menginspeksi jalan beton di ruas Pandangan-Sedan, Selasa (27/1/2015) siang. (Foto: Pujianto)

Sekda Rembang Hamzah Fatoni (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Pemkab Rembang mengaku sulit mewujudkan rencana pembangunan cekdam di sepanjang aliran sungai melalui program pengelolaan sungai terpadu atau PPST.

Pasalnya, kebijakan penganggaran dianggap belum berpihak pada skenario pengelolaan sumber daya air melalui program ini.

Sekretaris Daerah Hamzah Fatoni yang didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Rembang Sinarman mengakui, PPST ini akan diterapkan di empat sungai besar yaitu Randugunting, Karanggeneng, Babagan, dan Kalipang.

“Empat sungai ini direncanakan menyediakan 28 titik cekdam,” ungkapnya.

Namun, meski telah digagas sejak 2009, hingga Sabtu (31/1/2015) ini, baru Cekdam Meteseh di daerah aliran Sungai Randugunting yang terwujud.

“Aalasan klasik adalah keterbatasan anggaran,” katanya.

Padahal mestinya, konsep PPST akan bisa terwujud dengan keberpihakan Pemerintah.

Menurut Sekda, skenario pengelolaan sumber daya air melalui program pengelolaan sungai terpadu, sebenarnya cukup sederhana.

“Pemkab tinggal membendung beberapa ruas di daerah aliran sungai dan membuat cekdam. Secara anggaran pun, lebih efisien dibandingkan membangun embung,” terangnya.

Hamzah menyebutkan, anggaran per satu cekdam berkisar dua miliar rupiah. Sementara angka tersebut hanya cukup untuk pembebasan tanah, apabila dipakai untuk membangun satu embung.

“Meski demikian, bukan berarti embung tidak perlu lagi dibangun, karena ada daerah yang jauh dari sungai,” tandasnya.

Menurutnya, air dari cekdam bisa dimanfaatkan untuk banyak kepentingan, baik pertanian, kebutuhan hewan, bahkan manusia apabila dalam kondisi yang darurat.

“Rencana PPST di empat sungai besar kerap tersendat. Kami masih carikan jalan keluar terbaiknya. Kami mohon dukungan,” imbuhnya.

Berdasarkan catatan rencana Dinas Pekerjaan Umum, PPST Randugunting bakal menampung tujuh cekdam, Karanggeneng enam cekdam, Babagan tujuh cekdam, dan Kalipang delapan cekdam.

Selain cekdam, Rembang masih kesulitan mewujudkan rencana pembangunan 13 embung baru. 13 embung baru ini yaitu di Tlogo, Gedari, Trenggulunan, Siwalan Sukun, Pasedan, Gambiran, Pelemsari, Sendangmulyo, Kaliombo, Sambiroto, Gogik, dan Randugunting.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. andi

    Januari 31, 2015 at 9:27 pm

    Rembang Rusak karena para pinpinan atasnya mentalnya rusak dan hanya menjajah Renbang!!!

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan