Pemkab Rembang Gelar Bursa Inovasi Desa

Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:47 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Rembang hadir dalam acara Bursa Inovasi Desa di Gedung Soponyono Sluke untuk cluster timur, Kamis (22/8/2019) pagi tepatnya pukul 08.00. (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Untuk memperkuat perekonomian ditingkat desa, Pemerintah Kabubaten (Pemkab) Rembang menggelar Bursa Inovasi Desa yaitu pameran produk unggulan di desa-desa seluruh Kabupaten Rembang.

Acara ini digelar pada Kamis (22/8/2019) pagi tepatnya pukul 08.00 waktu setempat di Gedung Soponyono Sluke untuk cluster timur yang meliputi desa-desa di tujuh kecamatan yaitu Kecamatan Sarang, Sedan, dan Kragan. Selain itu Kecamatan Sale, Sluke, Lasem, dan Pancur.

Sedangkan tujuh kecamatan lainnya yang masuk cluster barat rencananya akan menggelar acara pada 27 Agustus 2019 mendatang.

Bupati Rembang dalam sambutannya menyatakan Kegiatan tersebut untuk memperkuat perekonomian desa sehingga Pemerintah Desa (Pemdes) mampu untuk berinovasi sehingga bisa lebih mandiri serta mensejahterakan warganya.

“Harapannya Bursa Inovasi Desa harus menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan pilihan solusi bagi penyelesaian masalah serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan inovatif,” ungkapnya

Abdul Hadi, Ketua Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Pancur menyatakan bahwa masing-masing kecamatan diwajibkan memamerkan tiga inovasi unggulan yang ada di wilayahnya masing-masing sehingga bisa saling bertukar informasi antar desa.

Misalnya TPID Pancur memamerkan pembuatan parfum Aroma Barokah dari Desa Langkir, Pembuatan Sabun Laundry dari Desa Langkir, dan peternakan sapi PO Klotok Makmur dari Desa Kalitengah.

“Jadi nanti kita bisa saling bertukar informasi terkait inovasi desa mas, sehingga bisa diadopsi dan dimasukkan ke rencana kegiatan dan anggaran (RKA) desa,” ungkap pria asal Desa Kalitengah ini.

Acara yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Rembang serta 743 orang masing-masing kepala desa dan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di tujuh kecamatan tersebut berakhir sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan