Dipertanyakan, Laman Pemkab Sempat Tak Umumkan Lowongan di RSUD

Senin, 2 Februari 2015 | 17:22 WIB
Unduhan pengumuman rekrutmen pegawai baru non-PNS RSUD dr R Soetrasno dari laman resmi Pemkab Rembang, Senin (2/2/2015) siang. (Foto: Pujianto)

Unduhan pengumuman rekrutmen pegawai baru non-PNS RSUD dr R Soetrasno dari laman resmi Pemkab Rembang, Senin (2/2/2015) siang. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Sejumlah pihak mempertanyakan tidak diumumkannya 16 formasi lowongan pekerjaan di RSUD dr R Soetrasno di laman resmi Pemkab Rembang.

Meski publikasi sudah disiarkan di media cetak dan radio, sebagian warga menganggap itu masih kurang.

Pasalnya, ada banyak warga Rembang di luar daerah yang aksesnya terbatas untuk dua jenis media tersebut.

Mereka berharap kepada Pemkab, agar juga menyebarluaskan informasi 160 lowongan pekerjaan itu di laman resmi pemerintah kabupaten di www.rembangkab.go.id.

Ketua Tim Rekrutmen Pegawai Non-PNS pada RSUD dr R Soetrasno Rembang Abdullah Zawawi merespon keluhan tersebut.

“Lantaran masa penerimaan berkas lamaran masih empat hari lagi atau hingga 6 Februari nanti, Senin (2/2/2015) siang, pengumuman itu terunggah di laman resmi Pemkab Rembang,” ujarnya.

Menurutnya, pegawai yang akan direkrut ini memang non-PNS. Namun mereka akan menjadi karyawan tetap rumah sakit, dengan fasilitas gaji yang nyaris sama dengan pegawai negeri sipil, termasuk fasilitas dana pensiun.

Seperti diketahui,160 lowongan pekerjaan yang dibuka pihak RSUD dr R Soetrasno Rembang, paling banyak adalah perawat dengan 105 kursi.

Selebihnya, masing-masing sepuluh kursi untuk bidan dan asisten apoteker, kemudian masing-masing enam kursi untuk apoteker dan customer service.

Kemudian masing-masing empat kursi untuk perekam medis, pranata laborat, dan verifikator jaminan kesehatan nasional.

Sisanya, masing-masing dua kursi untuk fisioterapis, radiografer, dan elektromedis, serta masing-masing satu kursi untuk psikolog, okupasi terapis, terapis wicara, nutrisionis, dan programer sistem informasi manajemen rumah sakit.

Menurut Zawawi, tim rekrutmen menggandeng pihak ketiga dalam hal ini Undip Semarang untuk kepentingan seleksi.

Bukan karena jika ditangani BKD, akan dicurigai sarat kongkalikong, melainkan demi independensi dan kemandirian.

“Tidak ada korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam rekrutmen 160 tenaga baru di rumah sakit. Ini sebelumnya juga ditegaskan oleh Pelaksana Tugas Bupati Rembang Abdul Hafidz,” tandasnya.

Sementara itu, hingga Senin (2/2/2015) pagi, baru 28 berkas lamaran yang dikirimkan ke kotak pos khusus atau PO Box tim rekrutmen.

Ditegaskan, masa penerimaan berkas lamaran berikut persyaratannya hanya berlaku hingga 6 Februari 2015.

Selanjutnya terhadap berkas yang memenuhi atau tidak memenuhi syarat, akan dikirimkan pemberitahuan kepada setiap pelamar, di rentang tanggal 7-9 Februari.

“Tim rekrutmen mengagendakan seleksi tertulis tahap pertama bagi mereka yang memenuhi syarat pada 15 Februari,” beber Zawawi.

Seleksi akan dilanjutkan pada 22 Februari dengan seleksi tertulis dan tes psikologi. Mereka yang diterima atau gagal akan diumumkan pada 28 Februari.

“Sebab, per 1 Maret 2015, mereka yang berhasil, akan mulai bekerja,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan