Pemkab Enam Hari Kerja, Dua Sekolah Masih Enggan

Senin, 1 Januari 2018 | 17:50 WIB

Ilustrasi. (Foto: thepresidentpostindonesia.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dua sekolah di Kabupaten Rembang masih enggan meninggalkan lima hari kerja.

Padahal mulai 1 Januari 2017, pemerintah kabupaten ini kembali memakai enam hari kerja.

Dua sekolah itu adalah SMA Negeri 1 Rembang dan SMK Negeri 1 Rembang.

“Mereka menjanjikan kembali enam hari kerja pada semester genap ini atau pada tahun ajaran baru bulan Juni mendatang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang Mardi.

Ia mengatakan, sebelumnya dua sekolah yaitu SMA Negeri Kragan dan SMK Negeri 2 Rembang sudah kembali ke enam hari kerja, setelah ramai penolakan kebijakan lima hari sekolah.

Dihubungi mataairradio pada Senin (1/1/2018) siang, Mardi menyatakan tidak bisa menekan dua sekolah itu untuk langsung kembali ke enam hari kerja.

“Kami nggak bisa menekan. Sebab, SMA dan SMK wewenang provinsi,” katanya.

Namun, pihaknya mempertimbangkan melayangkan surat kepada Gubernur Jawa Tengah melalui dinas pendidikan provinsi.

“Pemkab melalui Pak Bupati bisa saja menyurati Gubernur agar mengembalikan hari kerja di dua sekolah tersebut, dari lima menjadi enam hari. Tapi itu langkah terakhir,” katanya.

Mardi mengaku sudah pernah menyurati bahkan duduk satu meja dengan dua sekolah tersebut, terkait enam hari kerja.

“Dua sekolah itu mengaku butuh waktu, apalagi saat ini masih dalam masa percobaan,” katanya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Rembang Gatot Raharjo membenarkan, SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Rembang sempat berjanji kepada Bupati untuk kembali ke enam hari sekolah.

“Komitmennya akan diterapkan pada semester genap ini. Namun saya kok belum tahu apakah komitmen itu akan diterapkan pada semester depan ini atau tidak,” katanya.

Gatot berharap kepada dua sekolah itu untuk kembali saja ke enam hari.

“Pertimbangannya, karena Rembang memiliki kultur berbeda dari daerah lain,” terangnya yang juga Kepala SMK Negeri 2 Rembang.

Ia mengakui, baik lima hari atau enam hari sekolah, punya dasar yang kuat karena SMA/SMK di bawah provinsi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan