Pemkab Akan Kembangkan Potensi Gunung Butak

Selasa, 28 Agustus 2018 | 19:43 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat ziarah makam Eyang Jatikusumo di kawasan Gunung Botak bersama Forkompimda Sabtu (25/8/2018). (Foto: mataairradio.com)

 

 

GUNEM, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang berencana akan mengembangkan potensi yang ada di Gunung Butak Kecamatan Gunem.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz saat survey bersama Forkompimda Sabtu (25/8/2018) lalu. menurutnya Gunung Butak mempunyai potensi yang menarik bagi wisatawan apalagi yang hobi naik gunung.

Hafid menerangkan ada dua lokasi wisata yang bisa dijual dan dikembangkan yaitu sumber Telaga Jambrangan yang dulu sempat tertutup longsor.

Oleh karena itu pihak Pemkab akan memperbaiki dan juga membuat akses ke telaga tersebut selain juga akan mengeruknya agar terlihat lebih indah.

“Telaga ini kalau kita tata pasti menarik pengunjung,” terang kepala daerah asal Pamotan ini.

Selain telaga, ada juga makam Eyang Jatikusumo yang dianggap warga setempat adalah waliyullah. Bupati mengklaim bahwa silsilah Eyang Jatikusumo sudah dilacak kebenarannya oleh Habib Lutfi Pekalongan bahwa beliau benar keturunan Raden Patah.

Dengan demikian makam tersebut bisa dijadikan sebagai wisata religi seperti makam-makam walisongo lainnya, Iapun berjanji tahun depan Pemkab akan menggarapnya secara serius.

Selain itu, kawasan Gunung Butak juga sangat cocok digunakan sebagai wisata parahlayang karena memiliki kontur tanah dan juga pemandangan yang menarik.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak swasta yang biasa menggarap wisata semacam itu untuk diajak bekerjasama dalam mengembangkan Gunung Butak.

“Nanti kita akan kerjasamakan dengan pihak yang ahli dalam menata objek wisata,” pungkasnya.

Hafidz mengklaim bahwa kedepan Rembang akan sangat ramah dengan investor, baik itu investor dibidang usaha barang maupun investor dibidang wisata.

Iapun berharap dengan hal tersebut akan membuka peluang usaha bagi masyarakat Rembang.

 

 
Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan