Pemilukada 2015 Rembang Ditunda

Sabtu, 11 Oktober 2014 | 17:02 WIB
Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto:Pujianto)

Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto:Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Rembang yang sempat dijadwalkan akan digelar pada 4 Mei 2015, ditunda menjadi baru pada September tahun depan.

Kepastian tersebut diungkap oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang setelah menerima surat edaran dari KPU Pusat yang intinya agar menunda tahapan Pemilukada yang akhir masa jabatan (AMJ) kepala daerahnya jatuh pada bulan Juli 2015.

“Betul. Kami diminta menunda tahapan Pilkada sesuai surat edaran dari KPU RI. Ada perintah penundaan tahapan yang AMJ-nya Juli 2015. Kami menunggu sampai ada kepastian aturan yang baru,” ungkap Ketua KPU Rembang Minanus Suud kepada mataairradio.com, Sabtu (11/10/2014) sore.

Di surat edaran itu disebutkan, jika Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada diberlakukan, maka Pilkada akan digelar serentak pada September 2014.

“Karena Pilkada baru digelar pada September 2015, sedangkan akhir masa jabatan kepala daerah sudah jatuh pada Juli 2015, maka nantinya perlu ditunjuk seorang karteker atau pejabat sementara,” katanya.

Soal apakah Pilkada tetap digelar secara langsung atau melalui DPRD, masih harus menunggu Perppu yang kemungkinan akan diketahui kapan diterapkan pada 20 hari kedepan.

“Setelah Perppu berlaku, kami akan menanti keputusan lanjutan dari KPU RI. Penjabaran Perppu perlu Peraturan KPU. Intinya, apabila Pilkada digelar pada September 2015, maka tahapanya baru akan dilakukan pada sekitar Januari atau Februari,” tandasnya.

Mengenai alokasi anggaran dua miliar rupiah melalui APBD Perubahan 2014 untuk pembiayaan tahapan Pilkada 2015, Minanus Suud akan koordinasi lagi dengan pihak Pemkab Rembang.

“Kami akan koordinasi ulang terkait alokasi anggaran yang dua miliar rupiah itu. Harapan kami sih agar tidak dialihkan atau tetap dialokasikan kepada KPU karena khawatir ada kebijakan baru yang mendadak,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan