119 Nama Pemilih di Rembang Belum Tercoklit

Selasa, 20 Februari 2018 | 19:59 WIB

Seorang petugas pemutakhiran data pemilih menempelkan stiker terdaftar sebagai pemilih di kediaman KH Ahmad Mustofa Bisri pada 20 Januari 2018. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 119 nama pemilih pada pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah di Kabupaten Rembang tahun 2018 belum tercoklit (Pencocokan dan penelitian).

Padahal, sebelumnya pada Senin (19/2/2018) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang mengklaim semua nama pemilih sudah tercoklit 100 persen.

119 nama pemilih itu berasal dari dua kecamatan, 114 nama data pemilih di Kecamatan Rembang dan lima di Kecamatan Sumber.

“Iya benar, panwaslih menemukan beberapa data nama pemilih yang belum tercoklit. Beberapa data nama yang belum tercoklit itu lagi merantau, tapi kami sucah mencoklit lewat keluarganya,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Rembang Nurul Muassiroh kepada mataairradio.com.

Atas temuan tersebut, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Rembang Totok Suparyanto mengaku, sudah memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk dimintai klarifikasi.

“Pemanggilan itu supaya diketahui apakah ada pelanggaran administrasi atau tidak. Atau bahkan pelanggaran pemilu. Yang kami harapkan nantinya, tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya,” tandasnya.

Sementara itu, pihak Panwaslih mengaku belum mengeluarkan rekomendasi terkait temuan 119 nama pemilih yang belum tercoklit.

Ia berdalih, untuk mengeluarkan rekomendasi, harus melalui penelitian terlebih dahulu.

 

Penulis: Muhammad Sirju Munir
Editor: Arif Bahtiar

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan