Pemerintah Rembang Kaji Ulang Proyek Kakap

Jumat, 7 Agustus 2015 | 18:49 WIB
Kantor Bupati Rembang (Foto: mataairradio.com)

Kantor Bupati Rembang (Foto: mataairradio.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mengkaji ulang sejumlah proyek kelas kakap, terutama terkait kecukupan waktunya jika tetap dikerjakan pada tahun ini karena hanya tersisa empat bulan efektif.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rembang Suko Mardiono mengatakan kajian ulang terhadap sejumlah proyek diperlukan karena ada pekerjaan yang mesti dilalui dengan proses lelang.

“Jika perencanaan tidak dikaji lagi, kami khawatir ada proyek yang tidak selesai, padahal kadung digarap. Ini sudah Agustus. Sementara ada proyek yang mesti melalui proses lelang. Kalau jalan dan jembatan yang kecil-kecil masih mungkin, tetapi kalau yang perlu konstruksi banyak; sulit (diserap),” katanya.

Terkait dengan kajian ulang perencanaan pelaksanaan proyek skala besar, Pjs Bupati mengaku sudah menekankan upaya percepatan di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Ada beberapa dinas atau bagian yang dipanggil ke ruangannya, tetapi ada juga yang didatangi secara langsung.

Suko yang menjabat sebagai Pjs Bupati Rembang sejak Rabu 5 Agustus lalu mengaku telah mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum. Dia juga mengaku telah meminta dinas tersebut agar memilah-milah pekerjaan yang memungkinkan digarap tahun ini.

“Idealnya seluruh SKPD kami panggil, tetapi ini baru internal Setda. Sudah kami minta agar dipilah, mana yang mungkin diserap cepat dan mana yang akan tidak maksimal kalau dipaksa dikerjakan,” tegasnya.

Sementara itu, mengenai dampak tingkat penyerapan anggaran yang rendah terhadap rencana pembahasan APBD Perubahan 2015, Pjs Bupati mengklaim belum ada.

“Mumpung belum ada pembahasan APBD Perubahan, kini tiap SKPD telah kami minta bersiap (dengan usulan),” katanya.

Soal kapan APBD Perubahan dibahas, Suko hanya menjawab akan berkomunikasi dulu dengan DPRD melalui Badan Anggaran. Fokus pihaknya sekarang adalah mengajak SKPD supaya menyerap anggaran secara hati-hati.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan