Pemerintah Denmark Akan Tingkatkan Investasi di Jateng

Rabu, 22 September 2021 | 14:55 WIB

Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen (Kiri) saat melakukan diplomasi kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Kanan) saat berkunjung ke Pemprov Jateng, Rabu (22/9/2021). (Foto: mataairradio.com)

 

SEMARANG, mataairradio.com – Pemerintah Denmark akan meningkatkan jumlah investasi di Provinsi Jawa Tengah. Hal itu, diungkapkan secara langsung oleh Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Pemprov Jateng, Rabu (22/9/2021).

Larsen mengatakan, sektor energi dan pengembangan lahan hijau menjadi potensi yang paling pihaknya minati. “Kedatangan kami ke sini untuk membahas soal investasi. Kami tertarik utamanya investasi di bidang energi dan pengembangan lahan hijau di Jateng,” ungkap Larsen.

Bahkan, hingga saat ini sudah ada tiga hingga lima proyek besar Pemerintah Denmark di Jawa Tengah. Ia mengungkapkan, proyek-proyek itu sampai sekarang masih dalam masa pertanggungjawaban kepada Pemerintah Denmark.

“Nanti setelah itu selesai, kami akan menambah investasi ke Jateng, khususnya yang bersifat private investment (investasi pihak swasta, red.). Tapi kami masih menunggu kondisi memungkinkan,” jelasnya.

Selain investasi sektor energi, menurut Larsen masih ada banyak potensi investasi yang lain, yang dapat dikembangkan di Jawa Tengah.

“Nantinya, beberapa founding-nya juga akan mengembangkan investasinya ke sejumlah sektor di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut, Denmark merupakan salah satu negara yang aktif berkomunikasi dengan Pemprov Jateng untuk membahas ihwal investasi.

“Sudah ada beberapa proyek kerja sama antara Denmark dengan Jawa Tengah. Di antaranya di Semarang, Cilacap, Karimunjawa dan Klaten. Selain itu, kerjasama di bidang ekspor-impor antara Jateng dengan Denmark juga berjalan bagus,” terang Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar mengungkapkan, pandemi memang sempat menghantam banyak sektor di Jateng khususnya di bidang ekonomi. Namun meski begitu, saat ini pandemi sudah mulai dapat dikendalikan dan program vaksinasi terus pemerintah genjot.

“Hari ini kami mencoba untuk membangkitkan kembali sektor-sektor ekonomi itu. Kami harap pertemuan ini bisa meningkatkan kerja sama antara Denmark dengan Jawa Tengah. Kami siap memberikan informasi yang dibutuhkan terkait potensi investasi yang dibutuhkan,” tuturnya.

Dalam paparannya, Ganjar mengatakan, ada banyak potensi investasi di Jawa Tengah. Selain sektor energi, ada banyak lagi potensi lain, misalnya sektor pariwisata, teknologi, dan yang lain.

“Kami memiliki Kawasan Industri Batang, yakni sebuah kawasan industri baru yang memang disiapkan untuk memberikan peluang investasi pada para investor,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan