Pemdes Sluke Segera Relokasi Pasar yang Terbakar

Jumat, 6 September 2019 | 17:05 WIB

Puing-puing pasar Desa Sluke usai kebakaran besar terjadi pada Kamis (6/9/2019) dini hari. (Foto: mataairradio.com)

SLUKE, mataairradio.com – Pasca terjadinya kebakaran di Pasar Desa Sluke pada Kamis (6/9/2019) dini hari, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Sluke segera merelokasi pasar tersebut.

Rencananya relokasi untuk 140an pedagang di pasar tersebut akan dipindahkan di samping dan belakang Kantor Urusan Agama (KUA) setempat yang lokasinya sekitar 50 meter dari pasar yang terbakar.

Kades Sluke Tulus Tri Prasetyo menyatakan saat ini pihaknya terlebih dahulu fokus pada relokasi pasar agar perekonomian tetap berputar, sedangkan untuk rehabilitasi ataupun pembangunan akan ditindaklanjuti dua minggu atau satu bulan ke depan.

Sabtu (7/9/2019) besok, Pemdes Sluke akan mengundang seluruh pihak yang berkepentingan dengan pasar tersebut khususnya para pedagang yang jumlahnya sekitar 140an. Tujuannya untuk bermusyawarah terkait relokasi sementara sebelum adanya rehabilitasi ataupun pembangunan.

“Insya Allah besok akan kita undang semua pihak, khususnya para pedagang untuk rembug bersama terkait relokasi,” ungkapnya.

Tulus sendiri mengaku mengetahui informasi terbakarnya pasar sekitar pukul 01.15 dan api sudah mulai merembet kemana-mana. Terkait faktor penyebab kebakaran pihaknya masih menunggu keterangan dari kepolisian yang lebih berwenang dalam mengidentifikasinya.

Disinggung kerugian yang diderita, Tulus memperkirakan kerugian bangunan beserta isinya total sekitar satu miliar. Walaupun tiap-tiap pedagang berbeda-beda jumlah kerugiannya ada yang Rp 50 juta ada yang mencapai Rp 300 juta.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya dan pedagang selain bermusyawarah terkait relokasi, juga akan bermusyawarah terkait pembangunan. Sebab jika semua dibebankan ke Pemdes Sluke, tentu sangat berat sehingga perlu ada kerjasama antara pihak Pemdes dan pedagang.

“Kalau dibebankan ke Pemdes, tentu berat mas, ini aja untuk lokasi relokasi perlu di urug juga jalannya” pungkasnya.

Dari pantauan reporter mataairradio.com kebakaran tersebut menghabiskan sekitar 80 persen bangunan pasar, mulai dari timur hingga barat. Hanya satu deretan kios sebelah barat yang masih selamat, itupun kondisinya juga hampir terbakar.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan