Pemdes Pamotan Resmi Tolak Rencana Pengeboran PDAM

Sabtu, 1 Desember 2018 | 15:08 WIB

Usai rapat yang digelar Pemdes Pamotan di Dusun Glanggang pada Jumat (30/11/2018) siang pukul 14.00 waktu setempat, warga melakukan foto bersama dengan membentangkan spanduk penolakan. (Foto: mataairradio.com)

 

 

PAMOTAN, mataairradio.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Pamotan secara resmi menolak rencana pengeboran yang akan dilakukan oleh PDAM di Dukuh Glanggang Desa Pamotan.

Hal tersebut terungkap saat Pemdes Pamotan menggelar rapat bersama warga di pelataran rumah Kepala Dusun II Akhmad Khadiq di Dusun Glanggang pada Jumat (30/11/2018) siang kemarin tepatnya pukul 14.00 waktu setempat.

Acara tersebut dihadiri oleh Pemdes, tokoh masyarakat dan seratusan warga yang datang dari wilayah sekitar Dukuh Glanggang.

Yuni, warga setempat menyatakan pendapatnya menolak dengan tegas rencana pengeboran oleh PDAM. Alasannya sumber mata air di sekitar pasti akan kering jika diambil oleh PDAM.

Ia juga menambahkan jika rencana tersebut terealisasi, dampak kekeringan akan dirasakan oleh banyak pihak seperti wilayah Desa Gambiran, Sidorejo, Ringin, Tulungrejo dan Japerejo.

“Jika terjadi kekeringan seperti tahun ini, sumber di Glanggang banyak membantu daerah sekitar. Jangan sampai PDAM merugikan warga sekitar sini,” tegasnya saat menyampaikan pendapat

Pj Kepala Desa Pamotan M Imron secara pribadi juga menolak rencana pengeboran PDAM, namun sebagai pemimpin ia tentu meminta masukan kepada warga yang dipimpinnya.

Dengan adanya dukungan penolakan dan dibuktikan dengan berita acara serta surat pernyataan yang ditandatangani warga, maka pihak Pemdes Pamotan dengan yakin menolak rencana pengeboran tersebut.

Rencananya, surat balasan resmi dari Pemdes Pamotan ke PDAM Rembang akan dikirimkan pada Senin (3/11/2018) besok.

Selain surat balasan penolakan, pihak Pemdes Pamotan juga akan melampirkan bukti penolakan warga berupa berita acara, tandatangan penolakan warga, dan alasan penolakan.

“Saya bukan Jubir (juru bicara) PDAM Mas, tapi pemimpin panjenengan semua, saya juga menolak dengan tegas cuma butuh dukungan tertulis dari warga semua,” tegasnya.

Sementara itu, Dirut PDAM setempat M Affan saat di hubungi mengaku belum bisa memberikan tanggapan resmi karena surat balasan dari Pemdes Pamotan belum sampai ke pihaknya.

Iapun belum merencanakan tindakan selanjutnya jika warga Glanggang dan sekitarnya menolak. Apakah mencari titik mata air yang lain atau tetap memaksakan pengeboran tersebut.

“Kami belum dapat surat balasan secara resmi Mas, jadi belum bisa menanggapi,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan