Pemburu Burung Temukan Mayat Membusuk

Senin, 24 November 2014 | 10:56 WIB
Ilustrasi (Foto:pattiphillipsbooks.com)

Ilustrasi (Foto:pattiphillipsbooks.com)

 

KALIORI, mataairradio.com – Dua orang pemburu burung menemukan mayat yang mulai membusuk di persawahan wilayah Dusun Bangker Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori, Minggu (23/11/2014) sekitar pukul 22.00 WIB.

Penemuan mayat yang kemudian diketahui sebagai Samijan (85) warga RT 3 RW 3 Dusun Bangker ini sempat membuat geger warga. Pasalnya, tidak pernah ada kejadian seperti itu sebelumnya di wilayah ini.

Awalnya, Bambang Sukoco dan Preti, warga Bangker yang sedang berburu burung dikagetkan oleh sosok tak bergerak di areal persawahan. Keduanya lantas berusaha mendekat dan ternyata adalah mayat yang mulai membusuk.

pasang-iklan

Dari wajah mayat itu secara sepintas, kedua pemburu ini menduganya sebagai Mbah Samijan yang dikenal mengidap gangguan kejiwaan. Bambang dan Preti pun segera menghubungi adik Mbah Samijan.

Setelah dicek ternyata benar Mbah Samijan, keluarganya pun lantas membawa pulang. Namun sebelumnya, polisi dan tim dokter dari Puskesmas Kaliori, telah melakukan visum luar tethadap mayat tersebut.

“Hasil visum menunjukkan, Mbah Samijan ini sudah meninggal sekitar tiga hari. Tim medis tidak menemukan tanda bekas kekerasan di tubuh korban,” ungkap Kapolsek Kaliori AKP Sunarmin.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, Samijan mengidap gangguan kejiwaan sejak sekitar tahun 1991. Semenjak itu, yang bersangkutan jarang diketahui tidur di rumah, tetapi di tempat yang tidak jelas.

Sementara itu, jenazah korban telah dikebumikan di permakaman umum desa setempat pada Senin (24/11/2014) pagi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan