Pemain PSIR Dilarang Begadang Nonton Piala Eropa

Selasa, 14 Juni 2016 | 15:45 WIB
Logo PSIR Rembang. (Foto: mataairradio.com)

Logo PSIR Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Para penggawa PSIR pada Selasa (14/6/2016) kembali menjalani latihan setelah libur sepekan, selepas laga melawan Persipur Purwodadi pada 4 Juni lalu.

Seluruh pemain sudah merapat di markas PSIR, Stadion Krida Rembang, termasuk para pemain yang berasal dari luar daerah seperti Kiper Nanda Pradana dan stopper sekaligus midfielder Nur Hidayat.

Pelatih PSIR Haryanto akan memanfaatkan latihan perdana ini untuk konsolidasi dan evaluasi atas laga melawan Persipur Purwodadi, sebelum jeda kompetisi lalu.

Namun secara khusus, seiring dengan musim tontonan perhelatan Piala Eropa 2016, Pelatih mengeluarkan larangan bagi para pemain pada Laskar Dampo Awang agar tidak begadang.

“Kami berharap agar para pemain tetap dalam tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemain. Kalau melek malam tidak boleh ya jangan dilakukan. Nonton Piala Eropa sekadarnya saja, maksimal jam 10 malam tidur. Jangan begadang,” tegas Haryanto.

Menurutnya, begadang bisa memengaruhi tingkat fisik prima dan berpengaruh terhadap tingkat disiplin pemain, sehingga menu latihan sulit untuk terserap secara optimal.

“Nanti datang telat atau nggak semangat latihan karena begadang. Latihannya jadi malas-malasan. Kami minta pemain agar sadar profesionalitas. Kalau mau tahu hasilnya, bisa menyimak berita,” imbuhnya.

Sementara itu, meskipun kembali berlatih, PSIR akan berada dalam jeda kompetisi hingga 15 Juli 2016. Heru Wibowo dan kawan-kawan baru kembali berlaga pada 16 Juli mendatang, menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Krida Rembang.

PSIR kini berada di peringat kelima klasemen sementara dari tujuh tim di Grup IV ISC B. Dari lima kali bertanding; PSIR dua kali kalah, dua kali seri, dan sekali menang, sehingga meraup 5 poin.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan