Sembilan Pemain Lokal PSIR Sepakati Kontrak

Kamis, 13 Maret 2014 | 17:18 WIB
Pemain lokal tim PSIR saat berlatih di Stadion Krida Rembang.

Pemain lokal tim PSIR saat berlatih di Stadion Krida Rembang.

REMBANG, MataAirRadio.net – Sembilan pemain lokal asli Rembang menyepakati kontrak yang diajukan manajemen PSIR pada Rabu (12/3) malam. Negosiasi berlangsung lancar, nyaris tanpa ada tarik ulur. Sembilan orang pemain yang dikontrak itu adalah Nanang Hermawan, Amirul Fafa, Rafii, M Hepi, Didik Wahyu, Suyono “Terong”, Kusen Riandi, Zaenal Arifin “Cheng”, dan Effendi “Bendot”.

Namun pihak manajemen menolak menyebutkan nilai kontrak dari masing-masing pemain. Asisten Pelatih PSIR Bambang Handoyo kepada MataAir Radio, Kamis (13/3) pagi mengungkapkan, suasana saat negosiasi terbilang kondusif. Nampaknya kesembilan pemain tersebut begitu menantikan kontrak. Maka ketika kontrak telah diteken, raut wajah mereka mengguratkan kelegaan.

Menurut Bambang, setelah sembilan pemain itu, pihaknya akan merekomendasikan negosiasi pula untuk pemain lokal dan pemain luar daerah yang sesuai dengan kebutuhan tim. Dia juga mengatakan, pada Rabu (12/3) sore, kesembilan pemain yang akhirnya teken kontrak, sempat diminta melahap menu latihan ekstra seputar teknik dan fisik.

Selain kesembilan pemain yang telah menyepakati kontrak, PSIR masih menyimpan sejumlah pemain lokal di lapangan latih. Mereka antara lain Agung Prayitno, Saiful Bachri, Atok Pujianto, Abdul Aziz, Tadis Suryanto, Nasikin, Koko Hartanto, Wahono, Johan, Andi Jamaludin, Pujo, dan bekas pemain Timnas U-19 Didik “Kete” Kurniawan.

Mengenai nasib mereka, Bambang mengaku masih harus kembali melihat penampilannya. Terhadap Didik Kurniawan misalnya. Meski pernah dibesut Pelatih Timnas Garuda Indra Sjafri, tetap saja Bambang akan menguji lagi kemampuannya. Pihaknya tidak mau PSIR disepelekan gara-gara seleksi terlalu longgar.

Bambang menambahkan, setelah resmi mengontrak sembilan pemain lokal, PSIR malah gagal melakoni uji coba melawan Persipur di Stadion Krida Bakti Purwodadi. Sebab kubu Persipur tidak mendapatkan izin dari kepolisian untuk menggelar pertandingan dalam waktu dekat. Karena itu, kubu PSIR mengalihkan rencana latih tanding dengan tim lokal Rembang di antaranya Persela Lasem, PSSA Sendangagung Pamotan, dan Sulang Selection.

Disinggung mengenai kemungkinan Heru Wibowo dan Yoni Ustaf Buchori kembali merapat ke PSIR, kali ini Bambang bersedia memberikan kesempatan. Namun dia tidak menjelaskan alasannya. Bambang berharap pemain asli Rembang kembali kompak.

Sebelumnya, Manajer PSIR Siswanto menyebut Heru dan Yoni meminta nilai kontrak tinggi kepada klub. Hanya saja, dari informasi yang berkembang di kalangan pemain, sebenarnya mereka sekadar ingin mendapat perhatian yang layak untuk ukuran Rembang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan