Pelantikan Legislator Baru Diundur, DPRD Rembang Kosong?

Kamis, 15 Agustus 2019 | 17:20 WIB
Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang. (Foto: sekretarisnew.blogspot.com)

REMBANG, mataairradio.com – Pelantikan legislator anyar Kabupaten Rembang diundur dari seharusnya 14 Agustus 2019 menjadi baru pada 20 Agustus mendatang.

Praktis, nasib kursi DPRD Kabupaten Rembang selama kurun setelah 14 Agustus 2019 sampai dilantiknya legislator baru, menyisakan pertanyaan.

Anggota DPRD Kabupaten Rembang Puji Santoso mengatakan, per 14 Agustus 2019, masa jabatannya memang sudah genap lima tahun.

Hak keuangan seperti gaji dan lainnya, menurut calon legislator terpilih itu, juga sudah terhenti per 14 Agustus 2019.

Namun, ia mengatakan, lantaran pelantikan anggota DPRD yang baru mundur, maka masa bakti DPRD yang lama, berlanjut hingga pelantikan legislator 2019-2024.

“Kita masih anggota (DPRD). Walaupun hak keuangan kita sudah berakhir. Besok (16/8/2019) saja kita masih masuk untuk mendengarkan pidato paripurna kenegaraan terkait plafon anggaran,” ujarnya.

Sekretaris DPRD Kabupaten Rembang Drupodo mengonfirmasi “perpanjangan” masa bakti DPRD 2014-2019 hingga pelantikan DPRD yang baru.

“Tidak ada kekosongan. (DPRD) yang lama tetap, sampai pengucapan sumpah/janji (anggota) yang baru,” katanya kepada mataairradio.com.

Menurutnya, dasar kebijakan itu adalah Pasal 155 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Disebutkan bahwa masa jabatan anggota DPRD adalah lima tahun, berakhir ketika anggota DPRD yang baru diambil sumpah/janji,” jelasnya.

Ia menegaskan, Kamis (15/8/2019) ini, surat keputusan dari Gubernur Jawa Tengah tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Rembang masa bakti 2014-2019 dan peresmian pengangkatan anggota DPRD masa jabatan 2019-2024, diambil di Pemprov Jateng.

“Hari Senin (19/8/2019), geladi resik pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten Rembang masa bakti 2019-2024,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan