Sejumlah Pejabat Rembang Dukung Salim di Semarang

Selasa, 11 Maret 2014 | 15:26 WIB
Sejumlah kedaraan dinas pejabat Pemkab Rembang tampak di areal parkir Gedung Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (11/3) siang. (Foto:Citizen for mataairradio.net)

Sejumlah kendaraan dinas pejabat Pemkab Rembang tampak di areal parkir Gedung Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (11/3) siang. (Foto:Citizen for mataairradio.net)

REMBANG, MataAirRadio.net – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang mendatangi persidangan Bupati Mochammad Salim di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (11/3) pagi. Salim kembali duduk sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi penyertaan modal PT RBSJ. Menurut sumber MataAir Radio di Semarang, kedatangan sejumlah pejabat itu untuk memberikan dukungan moral kepada Salim.

Asisten III Sekda Rembang Abdullah Zawawi mengonfirmasi, hanya ada dua pejabat yang datang ke persidangan Bupati Mochammad Salim. Keduanya adalah Kepala Bagian Hukum Setda Rembang Eddy Djoko Prasetijo dan Kepala Bagian Perekonomian Sukandar. Soal Sukandar, Zawawi tidak menyebutkan alasan yang bersangkutan datang. Sementara Eddy Djoko datang untuk memberi bantuan hukum.

Pegiat antikorupsi di Rembang, Bambang Wahyu Widodo menyayangkan tindakan sejumlah pejabat yang datang ke persidangan Salim yang kini duduk sebagai terdakwa kasus korupsi. Mestinya mereka fokus saja memberikan pelayanan kepada masyarakat. Soal persidangan, cukup diserahkan kepada pihak penegak hukum. Bambang menyebut tindakan para pejabat itu, memalukan.

Dia juga secara khusus menyoal kinerja Sekda Rembang Hamzah Fatoni yang dianggap gagal memberikan arahan kerja kepada PNS. PNS mestinya melayani masyarakat bukan penguasa, apalagi yang sedang tersangkut kasus dugaan korupsi. Bambang menuntut Hamzah mundur dari jabatan, jika memang tidak mampu membina pegawai di jajarannya.

Sementara itu konfirmasi dari Asisten III Sekda Rembang, kontras dengan kenyataan di lapangan. Sebab, tampak setidaknya lima mobil berpelat merah di areal parkir Pengadilan Tipikor Semarang. Mobil dinas itu bernomor polisi K 9502 SD, K 9509 SD, K 9508 WD, K 29 D, dan K 31 D. Sumber MataAir Radio juga menyebut, ada empat orang sopir berstatus PNS yang dijumpai di kawasan gedung tersebut.

Kedatangan para pejabat itu nyaris bersamaan dengan massa pendukung Bupati Mochammad Salim. Pada sidang kali ini, massa menumpang 20 bus dan sekitar 10 mobil pribadi. Mereka berangkat secara terpisah dari Rembang, Purworejo-Kaliori, Sluke, dan Sarang. MataAir Radio juga mendapat keterangan dari salah satu pendukung yang mengaku mendapat uang saku Rp50.000 plus dua kali makan dan satu kaos bertuliskan “Bebaskan Pak Salim Bupatiku”.

Mengenai gelombang aksi mendukung pembebasan Salim, Bambang mengaku yakin, majelis hakim tidak akan terpengaruh. Hanya saja, pihaknya bersama para pegiat anti-korupsi di Jawa Tengah sempat mengusulkan pemindahan persidangan Salim ke Pengadilan Tipikor Jakarta.

Sekda Rembang Hamzah Fatoni belum bisa dimintai keterangannya terkait kedatangan sejumlah pejabat di persidangan Bupati Salim. Menurut Abdullah Zawawi, Sekda sedang ada acara dinas di Semarang. Namun pihaknya memastikan, Sekda tidak turut datang ke persidangan terdakwa. Sementara itu, persidangan beragenda pembacaan putusan sela kasus Salim pada Selasa (11/3) ini, akhirnya ditunda pada Selasa (18/3) depan. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



4 comments
  1. susilo

    Maret 12, 2014 at 6:24 am

    pejabat rembang gak punya hati.. ws nyoto salah jeh di bala wae.. nk enek bener njibleg ae

    Reply
  2. dikpan

    Maret 15, 2014 at 2:07 pm

    SUPARMIN buang aja ke kedungpane..

    Reply
  3. Ucup Cantik

    Maret 19, 2014 at 9:49 pm

    Pejabat Rembang pd Bela Salim karena udah terbiasa hidup dimanjakan dengan Uang Haram alias korupsi.”Kecuten” mereka ….Haha

    Reply
  4. lukman

    Maret 22, 2014 at 12:30 pm

    inilah sosok pejabat rembang yang selalu membela kesalahan kami sebagai rakyat kecil berharap KPK datang ke rembang…aayo KPK datang ke rembang bersihkan indikasi kaum koruptor di bumi dampo awang,kami ingin perubahan ,kami ingin pemimpin yang bersih dan jujur agar rembang bebas dari korupsi

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan