Pegadaian Lelang Puluhan Perhiasan Emas Gagal Tebus

Kamis, 22 Desember 2016 | 16:07 WIB
Pihak Perum Pegadaian Cabang Rembang melelang puluhan untai perhiasan emas berbagai jenis gagal tebus di halaman kantor perusahaan setempat, Kamis (22/12/2016). (Foto: Pujianto)

Pihak Perum Pegadaian Cabang Rembang melelang puluhan untai perhiasan emas berbagai jenis gagal tebus di halaman kantor perusahaan setempat, Kamis (22/12/2016). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Perum Pegadaian Cabang Rembang melelang puluhan untai perhiasan emas berbagai jenis gagal tebus di halaman kantor perusahaan setempat, Kamis (22/12/2016).

Asisten Manajer Bidang Penjualan pada Pegadaian Cabang Rembang Endang Sulastri menyebutkan 60 untai perhiasan emas yang dilelang pada bursa itu terdiri atas jenis gelang, kalung, dan cincin.

“Nilainya Rp100 juta lebih. Kalau gram-graman saya kok kurang tahu detailnya. Yang jelas 60 potong. Ada gelang, kalung, dan cincin. Anak-anak sampai dewasa,” katanya kepada mataairradio.com.

Ia menjelaskan, perhiasan emas yang dilelang di Bursa Emas Pegadaian ini memang berasal dari barang gadai yang gagal tebus dan telah lewat dari upaya penagihan, baik per surat maupun telepon.

“Kalau nasabah masih janji membayar, tidak kita jual. Yang dilelang ini, sudah posisi dilepas. Nanti kalau hasil lelang melebihi nilai pinjaman, kita akan berikan kelebihannya,” terangnya.

Menurut Endang, perhiasan emas gagal tebus yang dilelang ini berasal dari barang gadai tahun 2016. Sudah tiga kali dalam tahun ini, Pegadaian Rembang melalukan pelelangan dengan cara yang sama.

“Kita lelang ke masyarakat. Kalau ke pengepul nanti dilebur lagi. Kalau ini kan bisa dipakai lagi oleh masyarakat. Harga selisih Rp50 ribu dari harga di toko atau di pasaran, terkini,” katanya.

Ia juga menyebutkan, perhiasan emas yang dilelang merupakan jenis emas muda dan emas tua, sehingga masyarakat bebas memilih. Namun ia mengatakan, bursa itu hanya sehari saja.

“Ini tadi ramai sejak pukul 08.00. Dari pengalaman, biasanya nggak sampai sehari sudah terlelang semua. Ini saja sudah hampir habis,” ujarnya sambil melongok lantai bursa pagi itu.

Dalam tahun ini atau hingga 31 Desember nanti, Pegadaian Cabang Rembang ditarget menyalurkan kredit sebesar Rp61 miliar, tetapi sampai 22 Desember 2016, masih kurang sekitar Rp2 miliar.

“Di sisa waktu yang ada, kami optimistis bisa mencapai kekurangan target. Sebab di akhir tahun, banyak yang butuh dana mendadak. Jadi kita berharap di situ,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan