Pedagang Pasar Lasem Cemaskan Keamanan Dagangan di Relokasi

Kamis, 28 Agustus 2014 | 15:48 WIB

Sekitar 208 pedagang Pasar Lasem yang siap direlokasi sementara ke sisi timur atau berderet dari utara ke selatan di sepanjang Jalan Gedongmulyo. (Foto:Pujianto)

LASEM, MataAirRadio.net – Para pedagang Pasar Lasem yang direlokasi ke sisi timur di sepanjang jalan mengaku mencemaskan keamanan barang dagangan mereka. Lokasi di tempat relokasi cukup terbuka, sedangkan lapak atau kios dagang hanya bersifat darurat, sehingga keamanannya perlu dijamin.

Ada sekitar 208 pedagang yang direlokasi ke sisi timur atau berderet dari utara ke selatan di sepanjang Jalan Gedongmulyo. Barang dagangan mereka ini beragam, mulai sembako, konfeksi, hingga barang-barang kelontong. Dagangan ini ditinggal di tempat relokasi pada malam hari.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Lasem Ahmad Hasan berharap jaminan keamanan barang dagangan. Mereka akan mengamankan barang dagangan secara maksimal, namun bantuan dari pihak pasar diperlukan. Dia menyebut, penataan pasar sudah lama diharapkan. Pedagang tak masalah direlokasi tiga bulan.

Kepala Bidang Bina Pasar pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Rembang Waras mengaku sudah merespon kecemasan pedagang. Pihaknya menyatakan memberlakukan piket di tempat relokasi pedagang pada malam hari.

Dia menyebut Pasar Lasem memiliki kekuatan 19 orang petugas. Setiap malam mereka digilir per dua orang. Mereka tidak bertugas sendiri, karena polisi dari Polsek Lasem juga akan turun dua orang tiap malam. Waras akan berusaha maksimal mengamankan tempat relokasi, khususnya pada malam hari.

Mengenai lalu lintas di sepanjang jalan sebelah timur pasar, dia mengklaim telah diatur. Kendaraan bisa lewat, namun maksimal hanya yang beroda tiga. Ia menjelaskan, kios atau lapak darurat telah diatur di tepi kanan dan kiri jalan atau berhadap-hadapan, sehingga bagian tengahnya masih bisa dilalui.

Plt Kepala Pasar Lasem Joko Santosa mengaku siap memberlakukan piket untuk jaga malam. Dia juga mempertimbangkan untuk melibatkan para petugas parkir agar pengamanan optimal. Pedagang pun diminta agar sering menengok barang dagangannya selama di relokasi.

Sejak dibangun pada sekitar tahun 1980, Pasar Lasem belum sekalipun dibenahi. Padahal setiap kali musim hujan, pasar ini becek. Kini, pasar yang dihuni total sekitar 700 pedagang ini, akan ditata mulai 29 Agustus hingga 10 Desember nanti. Dana yang dikeluarkan untuk penataan mencapai Rp2,3 miliar. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan