Pecinta Burung di Rembang akan Dibuatkan Pasar di TRP Kartini

Senin, 14 Januari 2019 | 19:02 WIB

Agung Suryo, pelaku budidaya lovebird, warga Kelurahan Kutoharjo Kecamatan Rembang mengusulkan kepada Pemerintah agar Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang dijadikan sebagai taman burung, termasuk burung-burung yang dilindungi. (Foto: Wahyu Salvana)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz berencana akan memberikan wadah bagi para pecinta burung untuk dapat melakukan jual beli. Hafidz akan memusatkan lokasi jual beli burung tersebut di Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang.

Menurutnya dengan adanya pasar burung, para penggemar ternak burung kicau maupun hias dapat secara mudah untuk melakukan transaksi dan pameran. Dengan demikian hal itu dinilai dapat mengangkat tempat wisata tertua di Kabupaten Rembang itu.

Bupati meminta kepada pengelola TRP Kartini,supaya menindaklanjutinya. Selain itu, komunitas pecinta burung juga diharapkan bisa menggelar lomba di tempat wisata yang kini mulai ditata dan ditambah wahananya itu.

“Mungkin sebagian areal Ini bisa kita jadikan tempat pameran burung sekaligus pasar burung kicau, ini luarbiasa nanti. Jadi orang mau beli , mau jual ada tempat, InsyaAllah kita akan kesana,” ujarnya.

Atta Zein Ketua Penyelenggara KZR I sangat mendukung adanya inisiatif dari Bupati Rembang tentang pasar burung. Menurutnya, inisiatif bupati tersebut akan menjadi tombak majunya kicau mania di Rembang.

Ia menilai, pemilihan tempat di TRP Kartini terbilang tepat, sebab lokasinya strategis dekat dengan jalan pantura, sehingga akan banyak pengunjung.

Zein mengungkapkan, hingga saat ini di Rembang belum ada pasar burung, padahal Kabupaten Rembang disebut masuk dalam kategori jumlah pecinta dan peternak burung terbanyak di Indonesia.

“Setuju sekali dengan adanya pasar burung disini. Apalagi di Rembang kan belum ada pasar burung. Kalau di TRP Kartini tempatnya sesuai karena strategis,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang diusulkan untuk dijadikan taman burung. Usulan menjadikan Taman Kartini sebagai taman burung antara lain mempertimbangkan jumlah pecinta burung di kabupaten ini yang mencapai ratusan.

Selain itu, juga karena di Rembang belum ada pasar burung. Taman burung bisa berisi unggas-unggas langka yang dilindungi.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan