Pecatur Pria Rembang Kantongi Tiket Porprov 2018

Senin, 6 November 2017 | 16:47 WIB

Ilustrasi. (Foto: http://kriminalitas.com)

REMBANG, mataairradio.com  –  Tim pecatur pria berasal dari Kabupaten Rembang berhasil menyabet kemenangan pada tiga nomor, dari empat nomor yang dipertandingkan di ajang Pra-Porprov Jawa Tengah yang digelar di SKB Pati, 5 November kemarin.

Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Rembang Daryono mengatakan, capaian tersebut terbilang di luar dugaan mengingat tim pecatur dari Kabupaten Pati, Kudus, dan Jepara dihuni oleh atlet-atlet andal.

Rembang meraih juara pada nomor catur klasik perorangan melalui atletnya, Supriyadi. Di nomor catur beregu klasik, Rembang juga menyabet juara melalui Subchan, Muhammad Ruju, dan Hamdan “Itok”.

Satu nomor lagi yang berhasil dimenangi Rembang adalah dari catur cepat beregu lewat Teguh Indratno, Lukman Hakim, dan Mubin. Rembang gagal merebut kemenangan pada nomor catur cepat perorangan lewat Gilang.

“Kunci keberhasilan di Pra-Porprov kemarin itu adalah soal mental. Meskipun demikian, kita tetap harus tingkatkan mentalitas pecatur dengan melakukan uji coba. Kita memprogramkan delapan kali uji coba,” terangnya, Senin (6/11/2017).

Saat ini, pihak Percasi Rembang berganti menyiapkan para pecatur dari kalangan perempuan untuk mengikuti Pra-Porprov di Cilacap pada 23-25 November mendatang. Persiapan dilakukan dengan menggelar pemusatan latihan.

“Kita juga akan kirim delapan pecatur di Cilacap nanti. Nomornya sama, empat nomor, seperti Pra-Porprov di Pati bagi para pecatur pria. Semoga hasilnya optimal,” tandasnya.

Daryono menambahkan, selain menyediakan pemusatan latihan dan mengikutsertakan para atlet dalam Pra-Porprov, para pecatur juga akan mengikuti Kejurprov di cabang catur.

“Kejurprov bulan Juni 2018, sedangkan Porprov bulan Oktober 2018,” pungkasnya dalam perbincangan dengan mataairradio.com.

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan