Warga Minta PDAM Rembang Proaktif Cari Sumber Baru

Jumat, 31 Oktober 2014 | 18:45 WIB
pipa-pdam-rembang

Ilustrasi pipa PDAM Rembang. (Foto:mataairradio.com)

KALIORI, mataairradio.com – Warga di wilayah Kecamatan Kaliori meminta pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang agar proaktif dalam mencari sumber air baru, karena selama ini, perusahaan milik daerah itu terkesan hanya mengandalkan pasokan air baku dari embung.

“Seharusnya PDAM tidak hanya bergantung pada embung untuk kebutuhan pasokan air baku. Kalau hanya mengandalkan embung begini, saat kemarau kan jadi pelanggan yang direpotkan. Mestinya kreatif, cari sumber baru lah,” ujar Said, warga Sidomulyo Kecamatan Kaliori, Jumat (31/10/2014) siang.

Menurutnya, berbicara adanya cadangan lebih baik daripada kekurangan air. Apalagi air bersih merupakan pemenuhan kebutuhan dasar di wilayah Kota Rembang dan Kaliori. Sebab, sejak 14 Oktober 2014, 3.788 pelanggan air PDAM di Kecamatan Kaliori dan Kota Rembang bagian barat, dipaksa gigit jari.

“PDAM semestinya melakukan aksi nyata, mencari sumber mata air baru. Jangan sampai, setiap kemarau, 3.788 pelanggan yang kemarin sempat saya baca di mataairradio.com dikabarkan tidak lagi bisa mengakses air dari PDAM akibat debit embung habis, terus berulang,” katanya.

Dia juga menegaskan, apabila pencarian sumber baru tidak dilakukan sejak sekarang, maka bisa berakibat krisis air secara tahunan di masa depan. Terlebih ketika musim kemarau berlangsung secara ekstrem, sebagaimana tahun ini.

Sementara itu, pihak PDAM sudah berusaha mencari terobosan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggannya, meski di musim kemarau. Saat ini, PDAM Rembang tengah mengusulkan pemanfaatan debit dari Embung Panohan dan peningkatan pemanfaatan debit di Embung Lodan.

“Soal mencari sumber baru, kami masih harus berkoordinasi karena ini menyangkut dana investasi yang cukup besar. Kami tidak pernah tidak berpikir soal upaya untuk mencegah agar krisis air tidak selalu terjadi pada musim kemarau,” tegas Kepala Bagian Teknik PDAM Rembang, Suroso.

Sebagai upaya antisipasi, pihaknya juga telah menggencarkan sosialisasi kepada pelanggan di perkotaan untuk melakukan penghematan air bersih. Budaya memanfaatkan air bersih secara kurang bijak, dianggapnya masih terjadi di tengah masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, pelanggan yang tak lagi terlayani air PDAM adalah yang mendapatlan pasokan air baku dari Embung Banyukuwung dan Jatimudo Kecamatan Sulang dan Embung Grawan Kecamatan Sumber.

Pihak PDAM mengklaim masih mampu mengkaver pelayanan air ke sekitar 14.000 pelanggan yang tersebar di wilayah Kecamatan Lasem hingga bagian timur Rembang.

 

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan