Pasukan Katak Jamin Perairan TPI Sarang Bebas Ranjau

Tuesday, 29 April 2014 | 16:06 WIB
Pembersihan perairan kawasan TPI Sarang sudah berhasil meledakkan satu unit ranjau seberat lebih dari setengah ton dengan diameter dua meter, Senin (28/4) kemarin.

Pembersihan perairan kawasan TPI Sarang oleh Satkopska sudah berhasil meledakkan satu unit ranjau seberat lebih dari setengah ton dengan diameter dua meter, Senin (28/4) kemarin.

SARANG, MataAirRadio.net – Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Komando Armada RI Kawasan Timur Kolonel Laut Yudhi Bramantyo menjamin sudah tidak ada lagi ranjau peninggalan Perang Dunia II di perairan kawasan TPI Sarang.

Menurutnya, pembersihan perairan setempat sudah berhasil meledakkan satu unit ranjau seberat lebih dari setengah ton dengan diameter dua meter, Senin (28/4) kemarin. Pengecekan menggunakan magnetometer juga menunjukkan tidak ada lagi indikasi kemagnetan.

Kolonel Bramantyo menjelaskan, pembersihan perairan berdasarkan permintaan dari Pemkab Rembang yang akan membangun dermaga perikanan di perairan TPI Sarang. Sebelumnya, survei Dinas Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut pada 2013 menemukan indikasi ranjau di perairan setempat.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Rembang Suyono mengaku membiayai pembersihan perairan tersebut dengan anggaran Rp220 juta dari APBD Kabupaten.

Menurutnya, pembersihan kawasan perairan dari ranjau menjadi tanggungjawabnya, sedangkan mengenai pembangunan dermaga perikanan merupakan wewenang Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang.

Dia membenarkan, netralisasi kawasan dari ranjau berdasarkan survei dari Dinas Hidro-Oseanografi pada 2013. Suyono menekankan, begitu lokasi 750 meter dari garis pantai TPI Sarang steril, maka pekerjaan dermaga bisa dilakukan pada tahun ini.

Salah satu tokoh nelayan di Kecamatan Sarang, Shodiqin Yasir mengatakan, pihaknya lega atas peledakan ranjau yang membuat kawasan itu dinyatakan bersih dari benda berbahaya.

Selebihnya dia hanya berharap agar rencana pembangunan dermaga berlanjut, guna kelancaran transportasi dan sandar kapal di kawasan TPI Sarang. Ia pun mengungkapkan, pembangunan dermaga yang rencananya hingga satu kilometer ini, diharapkan tuntas pada 2015. (Pujianto)




One comment
  1. gunadi

    April 29, 2014 at 5:05 pm

    suyono koruptor ranjau 3Milyar ini mau bikin dagelan apa lagi…. mengapa polisi dan jaksa menutup mata terhadap kasus korupsi telanjang bulat dan sewenang-wenang mmenggunakan uang negara!!! apaka karena sudah pada kebagian atau karena takut karena melibatkan jendral angkatan laut?? kebohongan seperti apapun pada saatnya pasti akan terkuak. dan kasus ini sama gilannya dengan kasus PPID yang uangnya dibagi-bagi ke semua pejabat negara dan preman!!!!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan