Pasca-Tahanan Kabur, Rutan Rembang Wacanakan CCTV Tiap Kamar

Rabu, 3 Februari 2016 | 16:59 WIB
Kepala Rutan Kelas IIB Rembang Suyatno menunjukkan hasil sorotan kamera pengintai (CCTV) di sejumlah titik di rumah tahanan setempat, Rabu (3/2/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

Kepala Rutan Kelas IIB Rembang Suyatno menunjukkan hasil sorotan kamera pengintai (CCTV) di sejumlah titik di rumah tahanan setempat, Rabu (3/2/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Rutan Kelas IIB Rembang mewacanakan penambahan closed camera television (CCTV) di setiap kamar serta di jeda antara bangunan blok kamar penjara dan pagar luar.

Hal itu guna mengantisipasi terulangnya kasus tahanan kabur seperti Rabu (3/2/2016) ini.

“Saat ini jumlah CCTV baru 12 unit. Idealnya ada di tiap kamar (yang jumlahnya 30 kamar),” katanya Kepala Rutan Rembang Suyatno.

Namun saat ini baru 24 kamar di antaranya yang terisi tahanan atau narapidana. Adapun CCTV yang diwacanakan dipasang di jeda antara blok dengan pagar luar, 4 unit.

Selain mewacanakan penambahan CCTV dari 12 titik menjadi 34 titik, pihak Rutan Rembang juga menilai perlunya perbaikan pintu kamar penjara.

“Sebagian besar pintu kamar penjara, hanya sebatas pintu kayu dan tidak dilapis dengan pintu berjeruji besi,” bebernya.

Suyatno merinci, CCTV yang ada pada saat ini antara lain terpasang di depan dapur, ruang P2O, lapangan olahraga, dan ruang besuk.

“CCTV yang ini sudah lama dipasang. Sementara CCTV yang lumayan baru terpasang antara lain di kamar besar, kamar mandi umum, dan lokasi luar bangunan,” katanya.

Terkait dengan dua tahanan yang kabur dari rutan dengan menjebol pintu kamar penjara pada waktu menjelang subuh pada Rabu (3/2/2016) ini, ia belum mendapati yang bersangkutan terekam di CCTV.

“Lokasi kamar dua tahanan yang kabur memang dekat dapur, tapi tidak jelas ada rekaman di situ,” tandasnya.

Pada hari sebelumnya pun, menurut Suyatno, tidak ada tanda-tanda tahanan atas nama Wardi dan Muhammad Yudi celingukan untuk mempelajari situasi.

“Bahkan sore hari sebelum kejadian, yang bersangkutan sempat mengobrol dengan petugas rutan seusai olahraga tenis lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, secara terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Rembang AKP Eko Adi Pramono mengindikasikan tahanan kabur setelah memanjat tembok dan genting di bagian barat depan seusai menjebol paksa pintu kamar penjara mereka.

“Kami masih memeriksa secara teliti rekaman CCTV di Rutan Rembang. Juga pemeriksaan terhadap petugas di rutan setempat,” katanya.

Kasatreskrim belum menyebutkan lokasi yang diincar yang disinyalir menjadi pelarian dua tahanan kasus curanmor tersebut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan