Pasar Wonokerto Sepi Pedagang

Selasa, 29 Januari 2019 | 19:03 WIB

Kondisi Pasar Rakyat Wonokerto di Desa Wonokerto Kecamatan Sale sepi pedagang. (Foto: mataairradio.com)

 

 

SALE, mataairradio.com – Kondisi Pasar Rakyat Wonokerto di Desa Wonokerto Kecamatan Sale sepi pedagang. Dari 198 total jumlah los di pasar itu baru sekitar 25 los yang ditempati pedagang.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Rembang, Maratus Sholihah mengatakan, berdasarkan hasil sidak yang pihaknya lakukan bersama dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinindagkop UKM) Rembang, pemanfaatan Pasar Wonokerto belum maksimal.

Ia menyebutkan, dari seluruh kios yang tersedia baru sekitar 25 pedagang yang memanfaatkan.

“Tadi kami ke sana (Pasar Wonokerto, red.) hanya tersisa satu pedagang yang masih berjualan. Karena kan para pedagang mulai membuka lapaknya, seusai subuh sekitar pukul 04.30 WIB hingga 09.00n WIB,” terangnya.

Perempuan yang akrab disapa Iim itu menilai, minimnya pedagang yang berjualan di Pasar Rakyat Wonokerto karena lokasi pasar yang kurang strategis.

Ia mengatakan, berdasarkan penuturan dari pihak Dinindagkop UKM sepinya pedagang di pasar itu, lantaran Pemerintah Pusat secara resmi belum melakukan serah terima hibah berupa bangunan pasar tersebut.

Pihak Dinindagkop UKM yakin, setelah serah terima hibah dari Pemerintah Pusat, banyak pedagang yang berminat menempati pasar yang dibangun dengan APBN senilai Rp4,6 miliar tersebut.

“Selain lokasi yang kurang strategis, kelengkapan sarana dan prasarana yang kurang menjadi penyebab Pasar Wonokerto sepi pedaganag. Seperti kondisi lahan parkir yang masih dalam kondisi becek, karena belum dilengkapi dengan pembetonan maupun paving,” bebernya.

Saat disinggung terkait peraturan kepengelolaan di pasar tersebut dia mengatakan, masih belum jelas.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari salah satu petugas kebersihan, hanya saja setiap pedagang dikenai tarif retribusi sebesar Rp1.000 per kios,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dihubungi reporter mataair radio melalui sambungan telepon, Kepala Bidang Pasar Wonokerto pada Dinindagkop UKM Kabupaten Rembang Isnin, belum memberikan keterangan secara resmi.

 

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan