Parpol di Rembang Sepakat Tunggu Hasil KPU

Selasa, 30 April 2019 | 17:07 WIB

Seluruh peserta Pemilu di Rembang yang terdiri dari Parpol, Pasangan Calon Presiden, dan DPD menyatakan sikap bersama di awal rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan dan pemungutan suara yang digelar oleh KPU setempat pada Selasa (30/4/2019) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Seluruh peserta Pemilu di Rembang yang terdiri dari Parpol, Pasangan Calon Presiden, dan DPD menyatakan sikap bersama di awal rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan dan pemungutan suara yang digelar oleh KPU setempat pada Selasa (30/4/2019) pagi atau pukul 10.30 waktu setempat di Balai Kartini Rembang.

Dalam ikrar yang dibacakan oleh semua partai dan dipimpin oleh Ridwan dari PDIP menyatakan beberapa poin. Diantaranya adalah mengapresiasi Pemilu aman dan damai, menolak segala bentuk kecurangan, menyelesaikan masalah lewat jalur hukum, dan menyepakati untuk menunggu dan menghormati hasil pemilu hingga tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Sementara itu Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemilu di Rembang berlangsung dengan damai walaupun ada beberapa hal yang tidak diinginkan seperti adanya korban di pihak penyelenggara.

Dirinya juga menegaskan tidak ada manipulasi sama sekali, jika ada pihak yang menyatakan Pemilu curang maka ia akan melawan.

“Kami tahu sendiri di lapangan, jika ada pihak yang menyatakan curang maka saya sebagai Bupati akan melawan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua KPU setempat Iqbal Fahmi juga mengapresiasi seluruh komponen yang ikut dalam menyukseskan seperti pihak Kepolisian, Pihak Pemuda, dan TNI.

Dengan jumlah partisipasi Pemilih yang mencapai 88 persen, Rembang sudah melampaui target dari KPU RI yaitu 77,7 persen.

“Semoga rekap yang akan berlangsung dua hari ini berjalan lancar,” harapnya.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor : Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan