Panwaslu Waspadai Sabotase Surat Suara Pilgub

Rabu, 16 Mei 2018 | 18:21 WIB

Logo Bawaslu

 

REMBANG, mataairradio.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Rembang menyatakan mewaspadai sabotase surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 27 Juni mendatang.

“Sabotase mungkin terjadi saat pengiriman surat suara, terutama di daerah yang secara geografis di pelosok,” ujar Anggota Panwaslu Kabupaten Rembang Amin Fauzi.

Ia juga mengatakan, jajaran di bawah seperti Panwascam sudah diminta mengantisipasi kerawanan tersebut.

Surat suara untuk Pilgub Jateng di Rembang dijadwalkan dikirim ke KPU kabupaten ini pada 21 Mei mendatang.

“Kami akan mencermati proses pelipatan surat suara, sehingga tidak terjadi dua surat suara dilipat menjadi satu,” katanya.

Kepada mataairradio, Rabu (16/5/2018) siang, Amin menyebutkan, pihaknya kini tengah memetakan tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan terjadi penyimpangan mulai dari data pemilih, logistik, dan politik uang.

Namun ia menyatakan belum menyusun TPS mana saja yang rawan secara terperinci, termasuk jenis kerawanannya.

“Kami baru sebatas merumuskan klasifikasi kerawanan misalnya TPS itu pernah ada pelanggaran atau tidak,” katanya.

Secara umum, Amin menegaskan, Kabupaten Rembang tidak tergolong sebagai daerah rawan penyimpangan untuk Pilgub Jateng.

“Panwaslu tidak bisa bersantai saja, karena potensi penyimpangan tetap ada,” tegasnya.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang Minanus Suud mengatakan, surat suara untuk Pilgub akan tiba di kantornya pada 22 Mei mendatang dan akan langsung diperiksa.

Panwaslu disilakan melakukan pengawasan saat proses sortir, pelipatan, dan distribusi surat suara. Jumlah surat suara ditentukan sebanyak DPT yaitu 475.730 pucuk, namun ditambah 2,5 persen dari DPT sebagai cadangan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan