Panwas Larang Calon Bupati Kampanye di Idul Adha

Kamis, 24 September 2015 | 14:03 WIB
Maskot Pilbub Rembang 2015 (Foto: mataairradio.com)

Maskot Pilbub Rembang 2015 (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang melarang pasangan calon melakukan kampanye dengan memanfaatkan momentum Idul Adha 1436 Hijriah. Panwas sudah memberi instruksi kepada jajarannya agar mewaspadai kampanye di hari raya.

Ketua Panwas Pilbup 2015 Rembang Totok Suparyanto mengingatkan, Kamis (24/9/2015) ini, tercatat sebagai hari libur kampanye, sehingga semua calon dilarang melakukan rapat terbatas, pertemuan tatap muka, dan sejenisnya. Tetapi jika sekadar rapat internal tim kampanye, dia menilai hal itu tak masalah.

Pihaknya memastikan tidak ada pasangan calon yang menggelar kampanye memanfaatkan momentum Idul Adha yang jatuh pada Kamis (24/9/2015) ini. Hal itu setelah Panwas tidak menerima satu pun STTP atau surat tanda terima pemberitahuan dari tim kampanye yang diperoleh dari pihak Polres Rembang.

“Kami cek lewat panwascam dan PPL nggak ada yang kampanye hari ini. Karena memang dilarang berkampanye saat Idul Adha karena sudah ditetapkan sebagai hari libur kampanye,” katanya ketika dihubungi mataairradio.

Komisioner Divisi Kampanye pada KPU Rembang M Salam menegaskan, pasangan calon tidak boleh melakukan kampanye dalam bentuk apapun pada dua hari yang disepakati libur. Satu pada momentum perayaan Idul Adha dan satu lagi ketika libur nasional Tahun Baru Hijriah.

Dia memastikan, larangan berbagai jenis kampanye di dua hari libur tersebut, sudah disepakati ketika rapat dengan tim kampanye pasangan calon pada 20 Agustus lalu. Sejauh informasi yang diterimanya, belum ada satu pun pasangan calon yang dilaporkan nekat berkampanye di hari libur ini.

Salam juga mengatakan, larangan kampanye di dua hari libur tersebut, sudah diatur resmi di surat keputusan atau SK KPU. Pihaknya pun memastikan akan menegur tim kampanye yang nekat berkegiatan di hari raya ini, jika memang ada yang melanggar.

“Masa kampanye kan 101 hari. Tetapi ada 2 hari libur. Hari ini termasuk hari libur kampanye, jadi nggak boleh kampanye dalam bentuk apapun. Itu hasil kesepakatan 20 Agustus lalu. Ada SK dari KPU juga kok,” tegasnya.

Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan pada Polres Rembang AKP Antonius Wiyono mengungkapkan, tidak ada satu pun STTP yang diterbitkannya untuk kampanye pada hari raya ini. Jika pun ada, sudah pasti akan ditindak dalam bentuk teguran hingga pembubaran.

“Nggak ada STTP yang kami keluarkan. Ini hari libur kampanye yang ditentukan KPU. Kalau ada ya ditindak. Bisa ditegur bisa dibubarkan,” tandasnya.

Menurutnya sampai di hari ke-27 masa kampanye yang dimulai sejak 27 Agustus lalu, belum ada temuan pelanggaran yang sifatnya fatal. Beberapa pasangan memang disinyalir ada yang berkampanye tanpa izin, tetapi lingkupnya hanya kecil dan tidak menghadirkan langsung pasangan calon.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan