Panwas Cegah Pembagian Undangan 2.077 Pemilih TMS

Sabtu, 24 Oktober 2015 | 19:09 WIB
ilustrasi. (foto: okezone.com)

ilustrasi. (foto: okezone.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Rembang akan mencegah pembagian 2.077 undangan bagi pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) yang ditemukan selama pencermatan DPT yang dilaporkan ke KPU per tanggal 22 Oktober lalu.

Ketua Panwas Pilkada Rembang Totok Suparyanto, Sabtu (24/10/2015) pagi mengungkapkan, 2.077 pemilih tidak memenuhi syarat itu antara lain 969 orang karena tercatat ganda.

“Selain itu, 442 orang karena sudah meninggal dunia, 418 orang karena sudah pindah domisili, dan 238 orang karena fiktif,” ungkapnya.

Menurut Totok, begitu ditemukan oleh petugas pengawas lapangan (PPL), data pemilih bermasalah itu sudah langsung dikoordinasikan kepada panitia pemungutan suara (PPS).

“Langsung ada koordinasi antara PPL dengan PPS agar selesai sejak level bawah. Tetapi (temuan data pemilih tidak memenuhi syarat) itu tetap kami rekomendasikan ke KPU sebagai jaga-jaga, kalau ada yang terlewat,” terangnya.

Karena Panwas yakin kalau belum semua pemilih yang tidak memenuhi syarat, terkoreksi di tingkat bawah, maka akan dilakukan pencermatan terhadap data pemilih, secara berkelanjutan, sampai saat coblosan.

Apalagi menurut Totok, data pemilih yang tidak memenuhi syarat, terkonfirmasi masih muncul, ketika panwas berkoordinasi dengan operator pengolah data di KPU.

“(Agar KPU tidak kecolongan oleh pemilih TMS) Panwas akan memastikan tidak ada undangan yang terbagi untuk mereka,” tegasnya.

Panwas pun akan memastikan, tidak ada surat suara yang dipakai, selain oleh mereka yang memenuhi syarat.

KPU, sejak sekarang, kata Totok sudah melakukan pencoretan atau pemberian tanda terhadap pemilih yang tidak memenuhi syarat, tetapi datanya masih terpampang di DPT.

Komisioner Divisi Data Pemilih pada KPU Rembang Nurul Muasiroh menyatakan, sudah menindaklanjuti temuan panwas soal pemilih TMS di DPT.

“Mereka yang tidak memenuhi syarat, ya tidak akan diberikan undangan,” tegasnya.

Terhadap pemilih yang tidak memenuhi syarat, KPU sudah memberikan tanda khusus sebagai pencoretan.

“Hanya pemilih yang telah memenuhi syarat saja yang bisa menggunakan hak suaranya pada Pilkada 9 Desember mendatang,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan