Panwas Bebaskan Baliho Pemkab Bergambar Hafidz Terpampang

Kamis, 6 Agustus 2015 | 18:11 WIB
Koordinator Divisi Pengawasan Panwas Pilkada Rembang Budi Handayani. (Foto: Pujianto)

Koordinator Divisi Pengawasan Panwas Pilkada Rembang Budi Handayani. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang 2015 menyatakan belum perlu menertibkan alat sosialisasi pemerintah kabupaten yang masih memampang gambar Abdul Hafidz ketika masih menjabat sebagai bupati atau wakil bupati.

Koordinator Divisi Pengawasan Panwas Pilkada Rembang Budi Handayani, Kamis (6/8/2015) pagi mengatakan, gambar Abdul Hafidz di baliho sosialisasi Pemkab membawa pesan masyarakat, bukan ajakan memilih, sehingga tidak masalah.

“Apalagi, gambar itu dipasang ketika beliau masih menjadi bupati. Bahkan ada yang di Punjulharjo itu, ketika masih menjabat sebagai wakil bupati. Jadi tak ada implikasi terkait Pilkada,” jelasnya.

Soal gambar pasangan calon kepala daerah yang mulai bertebaran di sudut-sudut kota bahkan perdesaan, Panwas Pilkada Rembang juga menyatakan belum perlu disikapi dengan penertiban.

“Saat sekarang belum masuk tahapan penetapan calon, sehingga spanduk yang ada kami anggap sebagai sosialisasi,” katanya.

Menurutnya, perlu juga dilihat, apakah baliho atau spanduk yang dipasang, sudah mengandung ajakan memilih atau belum mengandung itu.

“Jika tahapan sudah lewat penetapan calon tetapi belum masuk kampanye namun calon sudah mencuri start, Panwas akan koordinasi secara cepat dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penegak Perda pada Satpol PP Rembang Sudarno mengaku akan berkoordinasi dengan DPPKAD terkait penertiban baliho atau spanduk keluaran pemerintah yang memuat gambar Abdul Hafidz.

Sudarno juga mengaku tidak menertibkan beberapa baliho besar bergambar Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto karena dianggap sebagai sosialisasi. Terlebih, pihaknya telah memastikan, pemasangan baliho-baliho itu sudah mengantong izin dari pemerintah daerah.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan