Pantai Pasir Putih Tasikharjo Diperkuat 7.000 Cemara

Selasa, 29 Maret 2016 | 17:37 WIB
Pulau Gede, Rembang, tampak dari kejauhan. Pulau kecil ini hanya sekitar setengah jam jika diakses dari Pantai Pasir Putih Tasikharjo di wilayah Kecamatan Kaliori. (Foto: mataairradio.com)

Pulau Gede, Rembang, tampak dari kejauhan. Pulau kecil ini hanya sekitar setengah jam jika diakses dari Pantai Pasir Putih Tasikharjo di wilayah Kecamatan Kaliori. (Foto: mataairradio.com)

 

KALIORI, mataairradio.com – Pantai Pasir Putih di Dusun Wates Desa Tasikharjo Kecamatan Kaliori baru saja diperkuat dengan penanaman 7.000 batang pohon cemara laut. Penanaman itu agar pantai penyangga Pulau Gede itu tampak lebih cantik.

Kepala Desa Tasikharjo Sutono, Selasa (29/3/2016) pagi menyebutkan, ribuan cemara laut ini ditanam oleh warga Dusun Wates. Panjang pantai yang ditanami sekitar 200 meter atau seluas lima hektare.

Areal pantai pasir putih yang sempat berjaya di tahun 2000-an ini memiliki luas 15 hektare.

Namun meskipun sudah mulai dibenahi oleh warga, menurut Sutono, tingkat pengunjung pantai pasir putih ini belum serta merta terdongkrak.

Ia menduga, khalayak luas belum begitu tahu tentang panorama pantai dan pesiar ke Pulau Gede, yang ditawarkan ketika mengunjungi pantai ini.

“Libur panjang akhir pekan kemarin, belum banyak yang berkunjung. Mungkin belum banyak yang tahu. Padahal baru saja anak-anak muda tanam 7.000 cemara laut,” katanya.

Sutono mengakui, perkembangan pesat objek wisata pantai lainnya, terutama Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang menjadi inspirasi bagi para pemuda di desanya untuk berbenah.

“Selain menanam cemara laut, warga kami kini mulai serius menjaga kebersihan pantai,” tandasnya.

Pihak Pemerintah Desa Tasikharjo menyatakan membutuhkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Rembang. Yang paling mendesak, menurut Sutono, adalah bantuan pembangunan penangkal abrasi.

“Tujuannya agar pantai pasir putih tidak terkikis,” katanya.

Selain itu, yang diharapkan oleh pihak desa, juga bantuan MCK. Selama ini pengunjung harus menumpang di MCK milik warga ketika hendak buang air.

Sayangnya, Sutono menyebut harapan-harapan yang pernah dikomunikasikan kepada Pemkab Rembang itu, belum ada tanda-tanda direspon.

“Saya belum mendengar ada kabar bantuan apa-apa untuk Pantai Tasikharjo,” tegasnya.

Pihak Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rembang menyatakan sedang mengumpulkan beberapa bahan kajian untuk menyusun gambar rencana pengembangan Pantai Tasikharjo.

Pantai Balongmulyo di Kecamatan Kragan pun sedang dilakukan pengkajian yang sama.

Wakil Ketua DPRD Rembang Gunasih mengingatkan pihak pemerintah kabupaten agar tidak separuh hati menggarap sektor wisata pantai. Perlu sokongan dana dan pendampingan, agar sektor pariwisata menjadi sumber baru bagi pendapatan asli daerah.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan