Pantai Pasarbanggi Dipasangi Teknologi Anti-Abrasi

Selasa, 14 November 2017 | 18:00 WIB

Kondisi pembangunan “Hybrid Engineering” atau teknologi anti-abrasi di Pesisir Pantai Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang. Tampak membentang memanjang. (Foto : mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pantai di Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang dipasangi “Hybrid Engineering” atau teknologi untuk mengatasi peristiwa abrasi. Pemasangan teknologi tersebut telah berlangsung sejak 12 November 2017 dan diperkirakan berakhir pada 10 Desember mendatang.

Maksum, Pengawas sekaligus Pembantu Pelaksanaan pemasangan “Hybrid Engineering” di Pantai Pasarbanggi menjelaskan, Hybrid Engineering (HE) merupakan sebuah pagar yang dipasang berjajar di bibir pantai dan berfungsi untuk menyaring sedimen. Sedimen tersebut bisa dimanfaatkan untuk penebalan area hutan mangrove di desa setempat.

“Pada intinya HE ini adalah membangun alam bersama dengan alam. Dengan pemasangan teknologi ini, diharapkan nantinya desa memiliki lahan sedimen seluas 30 Hektar yang akan difungsikan untuk penambahan luas hutan mangrove,” terangnya.

Ia menjelaskan, pemasangan “Hybrid Engineering” tersebut dengan menggunakan media bambu yang dipasang memanjang kurang lebih 1.100 meter.

Pemasangannya dibagi dalam 11 segmen, dengan setiap segmen memiliki panjang 100 meter berjajar dari muara sungai bibir pantai Desa Pasarbanggi menuju ke barat sampai di perbatasan Desa Tireman kecamatan setempat.

“Pembuatannya, pertama bambu dipotong panjangnya kurang lebih tiga meter. Salah satu sisi diruncingkan, setelah itu dicat. Bambu yang catnya sudah kering dibawa ke lokasi pemasangan yang telah ditentukan. Pagarnya rangkap dua dengan jarak sekitar satu meter. Setelah itu jarak antara kedua pagar tersebut diisi dengan belukar yang difungsikan untuk menahan sedimen,” imbuhnya.

Ia menambahkan, proyek pembangunan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan anggaran dari APBN 2017.

Selain itu, dikabarkan bahwa pada 2018 KKP juga akan memberikan bantuan berupa bibit pohon mangrove dan cemara laut sebanyak 2.500 batang, ditambah pupuk organik 63 sak. Ditanam di pesisir pantai di Desa Pasarbanggi.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan